Laba-laba Beracun Teror Universitas di Amerika

Laba-laba Beracun Teror Universitas di Amerika

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 26 Feb 2021 15:22 WIB
Macro; close-up; black spider; a spider originating from South Africa; natural environment; hunting spider
Ilustrasi recluse spider yang berbisa. Foto: (iStock)
Jakarta -

University of Michigan menutup gedung perpustakaan selama dua hari setelah staf menemukan tiga laba-laba beracun di ruang bawah tanah. Laba-laba pertapa Mediterania ditemukan pada akhir Januari di Shapiro Undergraduate Library di kampus Ann Arbor selama pemeriksaan rutin.

Perpustakaan kembali dibuka pada Selasa setelah ditutup saat Minggu dan Senin demi menangkap laba-laba tersebut. Untungnya, laba-laba tidak ditemukan di ruang publik, sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Kim Broekhuizen.

"Kesalahpahaman tentang situasi menyebabkan perpustakaan tutup selama dua hari. Berdasarkan apa yang kita semua ketahui sekarang, pengelola perpustakaan setuju bahwa menutup gedung adalah suatu kesalahan dan mereka meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada komunitas universitas," ucapnya dalam sebuah pernyataan.

Gigitan laba-laba pertapa Mediterania dapat menyebabkan gejala mulai dari iritasi kulit ringan hingga kematian jaringan, menurut profesor University of Michigan-Dearborn Anne Danielson-Francois. Ia adalah orang yang mengidentifikasi laba-laba jantan dewasa yang terperangkap dalam perangkap lem di perpustakaan.

"Petapa Mediterania adalah salah satu spesies kosmopolitan, ia hidup berdampingan dengan orang-orang di seluruh dunia. Ini telah ditemukan di 22 negara bagian," kata Danielson-Francois kepada FOX2 Detroit.

Laba-laba dikenal menyukai gua dan dapat ditemukan di ruang bawah tanah. Tetapi Danielson-Francois mengatakan bahwa laba-laba yang ada di rak buku perpustakaan kemungkinan besar tidak berisiko.

"Anda benar-benar tidak berada dalam bahaya apa pun kecuali Anda harus berada dalam kontak dekat," ucapnya kepada Detroit Free Press.

"Tetapi jika Anda adalah tukang ledeng yang merangkak melalui tempat merangkak yang memiliki banyak laba-laba ini, maka Anda bisa digigit, dan itu akan mengkhawatirkan. Tapi hanya berjalan di sekitar tumpukan perpustakaan, risikonya sangat, sangat rendah," tegasnya. Demikian dilansir Fox News, Jumat (26/2/2021).



Simak Video "Perjalanan Menuju Pulau Ular, Bima"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)