Australia Waspada Teror Laba-laba Beracun

Australia Waspada Teror Laba-laba Beracun

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Rabu, 22 Jan 2020 16:35 WIB
Australia Waspada Teror Laba-laba Beracun Foto: (iStock)
Jakarta -

Australia adalah negeri dengan banyak hewan aneh. Belakangan, otoritas di sana meminta warga waspada dengan teror laba-laba kecil, tapi racunnya mematikan manusia.

Usai cuaca panas sampai kebakaran hutan, Australia kini mulai hujan, bahkan sampai terjadi hujan es. Panas lalu basah, jadi kondisi ideal untuk berkembangnya laba-laba berbisa, Funnel Web Spider (Atrax robustus).

Dari News.com Australia, Rabu (22/1/2020) pihak Australian Reptile Park meminta masyarakat waspada dengan kemunculan laba-laba mungil ini. Di daerah Newscastle, warga menemukan laba-laba ini di kolam renang.

"Hujan membawa kondisi lembab dimana Funnel Web Spider bisa berkembang biak," kata Jake Meney, seorang pakar reptil dan laba-laba Australia.

Australia diketahui memiliki 35 spesies Funnel Web Spider, laba-laba kecil dengan perut gendut seperti tarantula. Spesies yang berbahaya adalah Sydney Funnel Web Spider.



Disebut Funnel Web karena dia membuat sarang laba-laba berbentuk corong. Mangsanya adalah hewan yang tergoda untuk masuk ke dalam corong, tanpa sadar bahwa si laba-laba menunggu di dalam dengan bisa beracun.

Bisa dari gigitan laba-laba ini bisa menyebabkan kematian pada hewan dan manusia. Untuk manusia, anak-anak lebih rentan terhadap bisa dari laba-laba ini. ABC Australia pernah memberitakan seorang anak kecil tewas hanya 15 menit setelah digigit.

Yang membuatnya makin berbahaya adalah hewan berbisa ini tinggal relatif dekat dengan manusia, dalam radius 100 km dari Sydney kota paling ramai di Benua Kanguru. Ia suka tempat terlindungi, teduh, sejuk dan lembab.



Tidak heran, dia bisa berada di sekitar rumah. Garasi, mesin cuci dan bahkan sepatu bisa menjadi tempat dia berdiam diri.

Australia sejak 1980-an mengembangkan program antivenom untuk Funnel Web Spider dan disebar ke seluruh rumah sakit. Sejak ada program ini, banyak nyawa manusia bisa diselamatkan dari gigitan maut Funnel Web Spider.

Bahkan ada program edukasi mengamankan diri dari Funnel Web Spider. Laba-laba ini diketahui tidak bisa memanjat kaca dan plastik. Cara sederhana untuk menangkapkan adalah dengan wadah kaca atau plastik seperti gelas atau tempat selai roti.

Australia Waspada Teror Laba-laba Beracun


Simak Video "Ilmuwan Manfaatkan Laba-laba Perangi Keganasan Nyamuk Malaria"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)