China Tolak Serahkan Data Kunci Asal Muasal COVID-19 ke WHO

China Tolak Serahkan Data Kunci Asal Muasal COVID-19 ke WHO

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 14 Feb 2021 16:45 WIB
Jakarta -

Pemerintah China menolak berbagi data kunci tentang kasus awal COVID-19 kepada tim ilmuwan internasional yang menyelidiki bagaimana pandemi dimulai.

Para peneliti telah meminta data mentah 174 kasus COVID-19 pertama yang diidentifikasi di Wuhan, China selama Desember 2019, serta kasus lainnya. Namun tim yang dibentuk oleh organisasi kesehatan dunia WHO tersebut hanya diberi ringkasan dari kasus-kasus awal tersebut.

"Memiliki data pasien yang begitu rinci dari awal wabah adalah 'praktik standar' untuk penyelidikan wabah," kata Dominic Dwyer, pakar penyakit menular Australia dan anggota tim WHO seperti dikutip dari Reuters.

Dwyer menekankan bahwa data pada 174 kasus tersebut sangat penting karena hanya setengahnya yang terkait dengan pasar makanan laut Huanan, yang pada awalnya dianggap sebagai sumber wabah COVID-19.

"Itu sebabnya kami bersikeras meminta itu. Mengapa mereka tidak menyerahkannya, saya tidak bisa berkomentar. Entah itu terkait politik, waktu, atau memang sulit. Tapi apakah ada alasan lain mengapa datanya tidak tersedia, saya tidak tahu. Orang hanya akan berspekulasi," jelas Dwyer.

Pengungkapan ini disampaikan beberapa hari setelah tim peneliti internasional menyelesaikan misi mereka di Wuhan. Kabar ini meningkatkan kekhawatiran bahwa China terus berupaya menggagalkan penyelidikan COVID-19, serta keraguan bahwa penyelidikan WHO akan menghasilkan informasi baru yang dapat dipercaya.

(rns/vmp)