Amerika dan China Bersitegang Soal Penyelidikan Asal Corona

Amerika dan China Bersitegang Soal Penyelidikan Asal Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 22 Jan 2021 08:32 WIB
Selidiki Asal Usul Covid-19, Tim WHO Tiba di Wuhan
Tim WHO yang tiba di Wuhan. Foto: Assoociated Press
Wuhan -

Pada saat ini, tim WHO telah berada di China untuk menyelidiki asal muasal virus Corona. Baru beberapa hari berada di sana, sudah muncul ketegangan antara Amerika Serikat dan China.

Sebanyak 13 ilmuwan tiba di kota Wuhan pada 14 Januari setelah sempat mengalami penundaan visa. Seharusnya mereka tiba di 5 Januari. Tim saat ini dikarantina 14 hari di hotel dan sudah berkomunikasi dengan pejabat China, termasuk lembaga Chinese Centre for Disease Control.

Dikutip detikINET dari ABC, tiap hari mereka dites PCR dan juga diperlakukan dengan baik. Akan tetapi di sisi lain, AS dan China kembali bertengkar.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa ada alasan untuk yakin beberapa staff di Wuan Institute of Virology, telah punya gejala COVID-19 sejak musim gugur 2019. Walau belum terbukti, organisasi itu sering dituding sebagai asal muasal virus Corona.

Pemerintah AS juga meminta China memberi akses pada tim WHO terhadap sampel dari pasar hewan liar di Wuhan yang mungkin akan memecahkan misteri dari mana virus Corona COVID-19 berasal. Wawancara pada mantan pasien Corona dan pekerja di lab Wuhan juga harus dilakukan.

Menanggapi pernyataan AS, China langsung bereaksi. Menurut pejabat China, asal muasal virus Corona merupakan masalah ilmiah yang harus ditangani secara hati-hati dan tanpa tekanan politik.

"Studi terhadap asal virus ini adalah masalah sains. Hal ini memerlukan koordinasi dan kerja sama. Kita harus menghentikan tekanan politik apapun," cetus Sun Yang dari China National Health Commission.

Tim WHO sendiri mengakui melacak asal virus Corona COVID-19 adalah sangat sulit. "Saya pikir sangat sulit menemukan hewan yang jadi sumber wabah seperti ini. Hanya diperlukan suatu kejadian. Mencari kejadian tunggal itu seperti mencari jarum di tumpukan jerami," kata David Heymann dari London School of Hygiene & Tropical Medicine



Simak Video "Tim Khusus WHO Akan Reka Ulang Penyebaran Covid-19 di Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)