7 Fakta Black Box yang Dicari dalam Kecelakaan Pesawat

7 Fakta Black Box yang Dicari dalam Kecelakaan Pesawat

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 10 Jan 2021 16:00 WIB
6 Fakta Penting Tentang Black Box Pesawat Terbang Yang Perlu Anda Ketahui
Seluk-beluk Black Box yang Dicari dalam Kecelakaan Pesawat. Foto: DW SoftNews
Jakarta -

Upaya terbaik sedang dikerahkan dalam proses evakuasi dan pencarian korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182. Black box pesawat pun menjadi benda paling dicari untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Black box diburu karena perangkat tersebut menyimpan misteri yang bisa mengungkap penyebab kejadian. Black box bisa menyimpan percakapan yang terjadi antara pilot kepada krunya atau menara pengawas.

Selain itu, black box juga bisa menyimpan berbagai informasi yang didapat dari banyak sensor di pesawat terkait masalah yang potensial menjadi penyebab kecelakaan. Nantinya, informasi yang terekam di black box akan dijadikan petunjuk oleh pihak berwenang untuk mengungkap misteri penyebab kecelakaan.

Namun selain hal itu, sebenarnya masih banyak hal lain terkait black box yang jarang diketahui. Berikut ini seluk beluk black box seperti dirangkum detikINET dari berbagai sumber.

1. Black box tak berwarna hitam

Meski namanya black box, aslinya perangkat ini tak berwarna hitam sama sekali. Warna perangkat black box pesawat adalah oranye. Tentu bukannya tanpa tujuan, pemilihan warna oranye ditentukan agar black box mudah ditemukan karena warnanya mencolok.

2. Punya dua bagian

Meski hadir dalam satu paket, black box sebenarnya punya dua bagian yang terdiri dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (VCR). Seperti penjelasan di atas, masing-masing bagian punya tugasnya masing-masing.

FDR bertugas menyimpan data penerbangan, sedangkan VCR menyimpan percakapan antara pilot kepada krunya atau menara pengawas yang terekam selama beberapa waktu sebelum kecelakaan.

Black box terbaru telah menggunakan memori jenis solid-state sebagai media penyimpanannya. Adapun kapasitas penyimpanannya bisa menampung sampai 700 parameter data penerbangan.

3. Asal teknologi black box

Perusahaan pembuat pesawat terbang paling populer saat ini memang diisi oleh Boeing dan Airbus yang berkantor di Amerika Serikat dan Prancis. Tapi teknologi black box yang merupakan salah satu bagian penting sebuah pesawat juga ada yang berasal dari Australia.

Penciptanya bernama Dr David Warren yang pertama kali mendesainnya pada tahun 1950. Ia menciptakan black box karena terinspirasi dari kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa ayahnya pada tahun 1934 saat ia masih berusia 9 tahun.

Prototipe pertama black box dibuat tahun 1956 dengan nama ARL Flight Memori Unit. Namun ternyata butuh sekitar 5 tahun bagi Warren hingga black box buatannya baru dianggap penting oleh dunia penerbangan.

Selanjutnya: Lewat sebulan, black box sulit ditemukan



Simak Video "CVR Sriwijaya Air SJ182 Masih Dicari, Fungsinya Apa?"
[Gambas:Video 20detik]