Gerhana Matahari Total Bakal Kembali Terjadi Senin Besok

Gerhana Matahari Total Bakal Kembali Terjadi Senin Besok

Adi Fida Rahman - detikInet
Minggu, 13 Des 2020 22:14 WIB
Fenomena alam Gerhana Matahari Total (GMT) terjadi sejak kemarin, 2 Juli hingga hari ini 3 Juli. Fenomena itu terlihat di Chile. Seperti apa potretnya?
Gerhana Matahari Total. Foto: Reuters
Jakarta -

Gerhana Matahari total bakal kembali terjadi Senin besok (14/12/2020). Tapi sayang, fenomena alam ini tidak menyambangi langit Indonesia.

Gerhana Matahari Total bakal melewati sejumlah negara di Amerika Selatan. Menurut laman Space, fenomena tersebut bakal dimulai dari Samudra Pasifik, kemudian menuju Saavedra, Chili.

Momen Bulan mulai 'menabrak' Matahari mulai terjadi pada pukul 9.38 waktu setempat. Bulan bakal benar-benar menutupi Sang Surya di Saavedra pukul 11.00 selama 2 menit 4 detik.

Fase total gerhana ini bakal terlihat di beberapa bagian di Chili dan Argentina dengan jalur totalitas selebar 56 mil atau setara dengan 90 kilometer. Tempat terakhir untuk melihat Gerhana Total adalah Salina del Eje, Argentina, di mana berakhir pada pukul 11:25 waktu setempat.

Di luar dua negara tadi, sebagian besar Amerika Selatan dan benua Antartika bisa menikmatinya. Selain itu beberapa wilayah Afrika Selatan, seperti Cape Town, bakal bisa menyaksikan gerhana parsial.

Fenomena yang mungkin baru akan terulang ratusan tahun lagi di lokasi yang sama tentu tidak boleh dilewatkan. Walaupun kita yang di Indonesia tidak dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total kali ini secara langsung jangan lantas berkecil hati.

Sebab kamu bisa melihat momen Bulan menutupi Matahari lewat live streaming di YouTube. Catat! live streaming bisa dilihat mulai pukul 21.30 WIB.



Simak Video "Penampakan Gerhana Matahari Total 2020 dari Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)