Teleskop Raksasa Pemburu Alien Mendadak Hancur

Teleskop Raksasa Pemburu Alien Mendadak Hancur

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 22 Agu 2020 05:39 WIB
Arecibo Observatory
Kerusakan di Arecibo Observatory. Foto: NASA
Puerto Rico -

Arecibo Observatory, teleskop radio raksasa yang fungsi utamanya mencari kehidupan alien di planet lain atau melacak asteroid, mengalami kerusakan parah. Pihak NASA menyatakan butuh waktu lama sebelum teleskop yang berlokasi di Puerto Rico ini bisa kembali difungsikan.

Baru-baru ini, kabel logam di fasilitas itu patah dan merusak beberapa kabel lain, serta menimbulkan kerusakan pada sistem. Muncul pula lubang yang cukup besar sepanjang 30 meter.

NASA turut mendukung teleskop ini dengan bantuan dana. Lindsey Johnson selaku kepala Planetary Defense Coordination Office NASA menyatakan teleskop Arecibo mungkin baru bisa diperbaiki dalam hitungan bulan.

Kabel yang rusak itu beratnya sekitar 30 kilogram per meter dan lebih dari 200 meter kabel terhempas dan rusak. "Material seberat beberapa ton jatuh," terang Johnson, seperti dikutip detikINET dari Space News.

Untungnya, kecelakaan ini terjadi pada malam hari saat tidak ada pekerjaan yang melibatkan orang sehingga tidak sampai menimbulkan korban. "Beruntung saat itu tidak ada orang yang bekerja di sana," sebut Johnson.

Arecibo ObservatoryKerusakan di Arecibo Observatory. Foto: NASA

Pegawai observatorium sedang mendata seberapa besar kerusakan dan perkiraan ongkos perbaikan teleskop walau sudah dapat dipastikan tidak dapat diperbaiki dalam waktu singkat. "Ini akan butuh waktu beberapa bulan tentunya, antenanya tidak bisa beroperasi," tambah Johnson.

Fasilitas pemburu alien ini mulai beroperasi pada tahun 1963, terletak di lubang alami di Puerto Rico. Saat selesai dibangun, Arecibo sempat menjadi teleskop terbesar di dunia dengan diameter 305 meter.

Arecibo memainkan peranan penting dalam usaha memburu makhluk luar angkasa sejak tahun 1970-an. Pada tahun 1974, astronom memanfaatkan teleskop radio ini untuk mentransmisi kode biner menuju klaster bintang berjarak 25 ribu tahun cahaya, berharap pesan mereka itu sampai ke alien.



Simak Video "Peneliti LAPAN Nilai Anggaran Rp 340 M untuk Riset Astronomi Tak Berlebihan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)