Rekor Suhu Terpanas di Bumi Terpecahkan!

Rekor Suhu Terpanas di Bumi Terpecahkan!

Virgina Maulita Putri, Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 18 Agu 2020 18:47 WIB
Steve Krofchik cools off with a bottle of ice water on his head Monday, Aug. 17, 2020, in Death Valley National Park, Calif. Death Valley recorded a scorching 130 degrees (54.4 degrees Celsius) Sunday, which if the sensors and other conditions check out, would be the hottest Earth has been in more than 89 years and the third-warmest ever measured. (AP Photo/John Locher)
Death Valley di AS Catat Rekor Suhu Terpanas di Bumi (Foto: AP/John Locher)
Jakarta -

Death Valley di California, Amerika Serikat mencatat rekor sebagai tempat terpanas di Bumi. Temperatur di taman nasional ini mencapai 54,4 derajat Celsius pada hari Minggu lalu.

National Weather Service (NWS) mengumumkan temperatur tersebut tercatat di area bernama Furnace Creek. Area barat daya AS saat ini memang sedang mengalami gelombang panas yang diperkirakan akan terus meningkat di pekan ini.

Dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (18/8/2020) berdasarkan data cuaca di Death Valley, ini pertama kalinya temperatur menembus angka 54,4 derajat Celsius sejak tahun 1913. Pada bulan Juli, temperatur di Death Valley juga mencapai 53 derajat Celsius.

Rekor temperatur tertinggi di dunia yang pernah dicatat adalah 56,7 derajat Celsius, yang juga terjadi di Furnace Creek pada 10 Juli 1913. Tapi banyak ahli yang mempertanyakan rekor ini karena observasinya dianggap tidak akurat.

Selain itu, pada tahun 1931 di Kebili, Tunisia juga mengalami suhu panas ekstrem dengan temperatur mencapai 55 derajat Celsius. Tapi ilmuwan juga meragukan klaim tersebut.

Rekor temperatur biasanya membutuhkan waktu cukup lama untuk diverifikasi. World Meteorological Organization (WMO) mengatakan mereka akan menyelidiki data yang dicatat di Death Valley.

"Ini akan menjadi temperatur global paling panas yang dicatat secara resmi sejak tahun 1931," tulis WMO dalam cuitan di Twitter.

NWS juga akan memverifikasi data ini. Mereka akan membentuk komite untuk meneliti data yang direkam menggunakan sistem observasi otomatis yang dijalankan oleh NWS.

"Karena ini adalah event temperatur ekstrem, temperatur yang dicatat akan melalui tinjauan resmi," kata NWS dalam keterangan resminya.

Death Valley adalah taman nasional yang membentang di negara bagian California dan Nevada. Death Valley dikenal sebagai taman nasional paling panas, paling kering dan paling rendah di AS.

Suhu yang ekstrem ini bisa membuatnya tidak ramah pengunjung. Pengurus taman nasional bahkan memperingatkan pengunjung Death Valley untuk tidak berkeliling terlalu jauh di atas pukul 10.00.

Saat ini bagian barat AS sedang mengalami gelombang panas, jadi kemungkinan temperatur di Death Valley bisa kembali memecahkan rekor dalam waktu dekat. 56 juta warga AS dari Nevada sampai perbatasan dengan Kanada sudah mendapatkan peringatan tentang gelombang panas yang akan terus berlanjut hingga tengah pekan ini.



Simak Video "Capai 54,4 Celcius, California Catat Suhu Terpanas di Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)