Menkes Jerman: Vaksin Corona Rusia Bisa Berbahaya

Menkes Jerman: Vaksin Corona Rusia Bisa Berbahaya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 05:48 WIB
Vaksin virus corona: WHO peringatkan Rusia ikuti panduan internasional di tengah rencana imunisasi massal pada Oktober
Ilustrasi vaksin Corona. Foto: BBC World
Berlin -

Otoritas kesehatan Rusia telah menyetujui vaksin Corona buatan negara itu dan siap diberikan pada warga. Namun memang banyak yang meragukan lantaran tak melalui uji coba yang semestinya seperti di negara lain. Terkini, Menteri Kesehatan Jerman mengutarakan kecemasannya tentang vaksin Corona Rusia.

Jens Spahn, Menkes Jerman, menyebut vaksin Corona Rusia tidak diuji dengan semestinya, padahal tujuan vaksin Corona adalah memastikannya jadi produk yang aman, bukan perlombaan untuk jadi yang pertama.

"Bisa berbahaya untuk mulai vaksinasi jutaan, jika tidak miliaran orang, terlalu awal karena bisa saja menyurutkan penerimaan vaksinasi jika terjadi kesalahan, jadi saya sangat skeptis akan apa yang terjadi di Rusia," cetus Spahn.

"Saya akan puas jika kita punya vaksin awal yang bagus, namun berdasarkan semua yang kami ketahui dan ini merupakan masalah fundamental, Rusia tidak banyak memberitahu kita, vaksin ini tidak cukup dites," tambah dia.

Dikutip detikINET dari Reuters, Spahn menilai studi dan uji coba yang semestinya adalah sesuatu yang penting, bahkan dalam masa pandemi sekalipun. Hasilnya pun perlu diumumkan pada publik agar orang dapat merasa yakin saat divaksin.

"Bukan untuk menjadi yang pertama, tapi untuk memiliki vaksin yang aman, efektif dan teruji," tambah Spahn. Moskow mungkin lebih mementingkan kebanggaan nasional ketimbang keamanan vaksin Corona.

Sebelumnya, vaksin Corona Rusia yang dibuat Gamaleya Research Institute dan Kementerian Pertahanan Rusia jadi berita karena paling cepat dibuat serta diklaim aman. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Kementerian Kesehatan telah menyetujuinya dan salah satu putrinya telah diinjeksi. Putin mengklaim vaksin itu sudah melalui tes yang diperlukan dan memicu kekebalan pada virus Corona.

"Saya tahu vaksin ini terbukti efisien dan membentuk imunitas yang stabil. Kita harus bersyukur pada mereka yang melakukan langkah pertama yang sangat penting bagi negara kita ataupun seluruh dunia," cetus Putin. Bahkan ia mengklaim imunitas vaksin Corona Rusia bisa sampai 2 tahun.



Simak Video "Jokowi: RI Dapat Komitmen Vaksin hingga Akhir 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)