Balada Video Anji dan Hadi Pranoto, dari Viral hingga Dipolisikan

Round-up

Balada Video Anji dan Hadi Pranoto, dari Viral hingga Dipolisikan

Tim detikcom - detikInet
Selasa, 04 Agu 2020 07:34 WIB
Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi COVID-19. Ramuan itu disebut mampu tingkatkan antibodi dalam mencegah penyebaran COVID-19.
Hadi Pranoto menunjukkan ramuan herbal untuk antibodi COVID-19. Foto: ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH
Jakarta -

Video percakapan musisi sekaligus YouTuber Anji dan Hadi Pranoto tuai kontroversi. Setelah viral, beragam kritikan langsung menghujani, baik dari netizen sendiri maupun para ahli.

Pasalnya ditemukan banyak kekeliruan di dalamnya sehingga dikhawatirkan malah menyesatkan, mulai dari titik leleh baja hingga obat COVID-19.

Hadi Pranoto menyebut titik leleh baja pada temperatur 350 derajat Celcius. Padahal The Engineering ToolBox mencatat baja karbon meleleh pada suhu 1.425-1.540 derajat Celcius. Sedangkan baja stainless meleleh pada suhu 1.510 derajat Celcius.

Terkait pernyataan klaim soal 'obat Corona' yang dibikin Hadi Pronoto, banyak pihak mempertanyakan uji klinisnya. Apabila tidak terbukti bisa dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Ya, kalau terbukti (bersalah-red) bisa diproses. Ini kan sama saja nge-prank tapi membohongi publik se-Indonesia," kata Heru Sutadi, Pakar telekomunikasi.

Menurutnya, masalah yang saat ini terkait Hadi Pranoto dan Anji ini diimbau untuk diselesaikan secara hukum. Sebab, hal ini menyangkut apakah yang disampaikan itu hoax atau bukan.

"Apakah narasumber dengan gelarnya dan keahliannya itu benar atau tidak," ucap mantan Komisioner BRTI ini.

Heru mengatakan bahwa dalam UU ITE akan diuji apakah peristiwa ini mengandung kabar bohong melalui media internet atau bukan. Kalau membuat keresahan, ada undang-undang lain yang bisa dikenakan kepada Hadi Pranoto maupun Anji terkait penemuan obat Corona salah satunya. Meski begitu, asas praduga tak bersalah tetap harus diutamakan.

"Tapi, kita tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Apalagi jika memang sudah dilakukan uji klinis ke mereka yang terinfeksi COVID-19," kata Heru.



Simak Video "Pengacara Sebut Hadi Pranoto Tak Bisa Dipidana, Apa Tanggapan Polisi?"
[Gambas:Video 20detik]