Tentang Titik Leleh Baja yang Viral Gara gara Video Anji dan Hadi Pranoto

Tentang Titik Leleh Baja yang Viral Gara gara Video Anji dan Hadi Pranoto

Lusiana Mustinda - detikInet
Senin, 03 Agu 2020 09:05 WIB
Hadi Pranoto
Foto: Tangkapan layar YouTube dunia MANJI
Jakarta -

Netizen mendadak ramai memperbincangkan tentang titik leleh baja. Gara-garanya titik leleh baja disebut dalam video percakapan antara Erdian Aji Prihartanto atau Anji dengan Hadi Pranoto yang mengklaim sebagai pakar mikrobiologi.

Dalam video tersebut Hadi Pranoto menyebutkan titik leleh baja yang dengan temperatur 350 derajat celcius. Dengan adanya hal ini, sejumlah pihak mengomentari video yang diposting oleh YouTube Dunia Manji. Selain itu terkait penemuan obat COVID-19 yang diklaim telah ditemukan, faktanya hingga kini COVID-19 belum ditemukan obatnya. Para tenaga medis saat ini menggunakan kombinasi obat sepeti hidroksiklorokuin, lopinavir, dan ritonavir untuk meredakan gejala yang dialami pasien Corona.

Mengenai titik leleh baja, Joko Anwar pun angkat bicara. "<> <> <> Please be responsible, people. Ini tentang nyawa banyak orang. Btw, baja meleleh di 1.370 derajat Celcius." tulis Joko Anwar dalam akun Twitternya.

Mengenai titik lebur baja, untuk baja karbon rendah suhu leburnya mencapai 1500 sedangkan baja karbon tinggi titik lebur atau lelejnya mencapai 1300-1400.

Ada juga @abu_harumi, "Jika "baja" yang dimaksud adalah baja-baja struktural yang sering kita lihat sehari-hari sebagai struktur bangunan, jembatan dll, maka T lelehnya berdasarkan diagram fasa di atas adalah sekitar 1530 C karena %Carbon sekitar 0.1-0.2 dan kadar paduan lainnya rendah."

Selain netizen, komentar juga datang dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI dr Achmad Yurianto yang menegaskan klaim soal 'obat Corona' yang disebutkan dalam video tersebut tidak memiliki bukti.

"Temuan gak jelas," tegas dr Yuri, sapaan akrabnya, saat dihubungi detikcom, Minggu (2/8/2020).





Simak Video "Polisi Akan Panggil Hadi Pranoto Lagi untuk Lanjutkan Pemeriksaan"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)