Netizen Twitter Ramai Bahas Titik Leleh Baja

Netizen Twitter Ramai Bahas Titik Leleh Baja

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 02 Agu 2020 18:05 WIB
People holding mobile phones are silhouetted against a backdrop projected with the Twitter logo in this illustration picture taken in  Warsaw September 27, 2013.   REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo
Foto: Reuters/Kacper Pempel
Jakarta -

Netizen Twitter Indonesia ramai memperbincangkan topik yang unik, yaitu titik leleh baja. Begini awal mulanya.

Penyebab ramainya topik ini rupanya disebabkan oleh Erdian Aji Prihartanto alias Anji yang kembali memposting video kontroversial, yaitu menampilkan seseorang yang mengaku pakar mikrobiologi bernama Hadi Pranoto.

Selain mempertanyakan gelar Hadi yang mengaku sebagai seorang profesor, netizen pun mempertanyakan titik leleh baja yang disebutnya ada di temperatur 350 derajat celcius.

Sebenarnya, titik leleh baja ini hanya satu dari banyak kontroversi yang muncul dari video tersebut. Bahkan, ada juga yang melaporkan hal ini ke @aduankonten, yang merupakan akun Twitter resmi tim AduanKonten Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Sebagai informasi, dalam kicauannya, @aduankonten memang mengajak netizen untuk melaporkan konten negatif yang ada di dunia maya. Konten negatif tersebut antara lain adalah berita bohong, pornografi, ujaran kebencian, perjudian, narkoba, dan lainnya.

Sejumlah pihak pun sudah mengomentari video yang diposting di kanal YouTube Dunia Manji tersebut. Contohnya adalah Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI dr Achmad Yurianto yang menegaskan klaim soal 'obat Corona' yang disebutkan dalam video tersebut tidak memiliki bukti.

"Temuan gak jelas," tegas dr Yuri, sapaan akrabnya, saat dihubungi detikcom, Minggu (2/8/2020).

Hingga kini, obat spesifik untuk menyembuhkan COVID-19 masih belum ditemukan. Para tenaga medis saat ini menggunakan kombinasi obat sepeti hidroksiklorokuin, lopinavir, dan ritonavir untuk meredakan gejala yang dialami pasien Corona.



Simak Video "Poin yang Dianggap Berbahaya soal Klaim Obat Corona Hadi Pranoto"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)