Linknet Enterprise, unit bisnis dari PT Link Net Tbk, memperkuat infrastruktur keamanannya dengan menggandeng Nexusguard. Kerja sama ini ditandai lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk integrasi solusi mitigasi serangan DDoS ke dalam jaringan perusahaan.
Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan perlindungan terhadap serangan Distributed Denial of Service yang kian meningkat seiring percepatan transformasi digital. Linknet akan mengintegrasikan teknologi Nexusguard langsung ke backbone jaringan dan layanan korporasinya.
"Melalui integrasi teknologi Nexusguard ke dalam backbone Linknet, kami menghadirkan jaminan keamanan serta kepastian operasional bagi pelanggan korporasi. Kami meyakini bahwa keamanan merupakan fondasi utama dari kepercayaan digital," kata Ronald Chandra Lesmana, Chief Enterprise Business Officer Linknet, dalam keterangan yang diterima detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Linknet Enterprise sendiri mengandalkan jaringan backbone mandiri yang menjangkau sejumlah kota besar di Indonesia. Infrastruktur ini memungkinkan kontrol end-to-end terhadap performa dan keamanan layanan, terutama untuk pelanggan korporasi seperti institusi pemerintah dan sektor strategis lainnya.
Dalam kerja sama ini, infrastruktur cloud scrubbing milik Nexusguard akan terhubung langsung dengan jaringan Linknet. Integrasi tersebut memungkinkan deteksi dan mitigasi serangan dilakukan secara otomatis, dengan dukungan pemantauan 24 jam dari tim Managed Security Services (MSS).
Linknet kerja sama dengan Nexusguard Foto: Dok. Linknet |
Secara teknis, kapasitas mitigasi Linknet mencapai 100 Gbps. Sementara Nexusguard membawa dukungan jaringan global dengan kapasitas lebih dari 3 Tbps yang tersebar di puluhan scrubbing center. Salah satunya termasuk pusat scrubbing lokal di Jakarta untuk menjaga latensi tetap rendah.
"Kemitraan ini menggabungkan kapasitas mitigasi Linknet sebesar 100 Gbps, jaringan yang andal, serta jangkauan operasional yang luas dengan infrastruktur scrubbing global Nexusguard yang mencapai lebih dari 3 Tbps. Bersama-sama, kami menghadirkan solusi keamanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi sektor enterprise di Indonesia yang berkembang pesat, guna memastikan setiap lapisan infrastruktur digital terlindungi dari ancaman DDoS berskala besar," kata CEO Nexusguard Andy Ng, dalam keterangan yang sama.
Solusi yang disiapkan mencakup perlindungan di berbagai lapisan, mulai dari jaringan hingga aplikasi dan Domain Name System (DNS). Selain itu, kolaborasi juga mencakup pertukaran data threat intelligence untuk meningkatkan akurasi deteksi serangan.
Dengan penguatan ini, Linknet membidik sektor seperti pemerintahan, keuangan, pendidikan, hingga bisnis digital yang membutuhkan perlindungan infrastruktur jaringan yang lebih andal.
(asj/asj)

