Terpopuler Sepekan: Geger Zodiak Berubah dan Kaum Anti Vaksin - Halaman 3

Terpopuler Sepekan: Geger Zodiak Berubah dan Kaum Anti Vaksin

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Sabtu, 25 Jul 2020 11:44 WIB
zodiak
Geger Zodiak Berubah dan Kaum Anti Vaksin (Foto: NASA)

4. Calon vaksin corona Sinovac akan diuji coba di Indonesia

Yang ramai dari pemberitaan soal virus Corona adalah datangnya calon vaksin Corona Sinovac dari China ke Indonesia. Sinovac menggandeng PT Bio Farma untuk melakukan uji klinis fase 3 di Indonesia.

Sinovac dan Sinopharm dari China, serta AstraZeneca/Oxford dari Inggris adalah 3 perusahaan yang paling terdepan dalam pengembangan calon vaksin Corona menurut WHO. Ketiganya sedang melakukan uji klinis fase 3 di banyak negara.

Indonesia dipilih Sinovac setidaknya karena 4 alasan, menurut pakar bioteknologi dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Dr.rer.nad Wien Kusharyoto. Pertama untuk mengukur efektivitas vaksin, laju infeksi masih tinggi, faktor pemanfaatan dan peluang untuk produksi sendiri.

Wien mangatakan calon vaksin ini akan tetap efektif meskipun virus Corona di Indonesia sudah bermutasi. Sebabnya, 16 mutasi SARS-CoV-2 bersifat sporadis sehingga tidak mengurangi kemampuan vaksin.

Uji klinis fase 3 vaksin Corona Sinovac akan digelar di Bandung pada Agustus 2020 melibatkan 540 relawan dengan melibatkan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Relawan adalah warga Bandung berusia 19-59 tahun dan tidak sakit COVID-19.

Kalau vaksin ini nanti diproduksi massal oleh PT Bio Farma, harganya dipatok Rp 145 ribu. Semoga uji klinisnya sukses ya.

5. Kaum anti vaksin Corona melawan balik

Minggu ini, Inggris dan Amerika direpotkan oleh kelompok anti vaksin. Di Inggris misalnya, survei ORB International mengindikasikan mereka menolak disuntik vaksin Corona cukup banyak. 7% mengaku sangat setuju tidak divaksinasi, 7% setuju tidak divaksinasi dan 13% belum memutuskan.

Tak cuma di Inggris, fenomena serupa juga terjadi di Amerika Serikat. Polling CNN belum lama ini mengungkap bahwa sepertiga orang AS tidak mau mendapat vaksinasi melawan Corona, bahkan meskipun vaksin itu dapat tersedia secara luas dan murah.

Gaung anti vaksin Corona bergema cukup kencang di media sosial semacam Facebook. Hal itu menjadi perhatian tersendiri bagi Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock.

"Mereka yang menyebarluaskan kebohongan tentang vaksin yang aman dan telah disetujui, mereka ini mengancam kehidupan," cetus Hancock, seperti dikutip detikINET dari Independent.

Selain kelompok anti vaksin, kelompok anti masker juga bikin ulah dan membuat penanganan pandemi virus Corona menjadi semakin susah. Facebook dilaporkan telah menghapus grup 'Unmasking America' dengan lebih dari 9.600 anggota.

Kaum anti vaksin mengkhawatirkan beberapa pihak termasuk Bill Gates. Dalam wawancara terbaru dengan televisi CBS, Bill Gates menekankan bahwa vaksin adalah solusi yang ampuh melawan pandemi Corona. Maka orang-orang sebaiknya mau diinjeksi vaksin.

"Itu (anti vaksin) selalu menjadi sebuah keprihatinan karena vaksin sungguh kunci dalam membuat kematian akibat cacar turun, membantu kita melenyapkan polio. Vaksin sangatlah penting," cetus sang pendiri Microsoft.

(fay/fay)