Sinar UV Efektif Jadi Disinfektan, Tapi Ahli Beri Peringatan

Sinar UV Efektif Jadi Disinfektan, Tapi Ahli Beri Peringatan

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 03 Jul 2020 18:00 WIB
sinar uv
Sinar UV Efektif Jadi Disinfektan, Tapi Ahli Beri Peringatan. Foto: Ilustrasi sinar UV/The Moscow Times
Jakarta -

Sejak terjadi pandemi COVID-19, berbagai produk pencahayaan sinar ultraviolet (UV) bersinar dan menjadi sorotan. Sinar UV memang efektif menjadi disinfektan digital, tapi ahli memberikan peringatan. Kenapa?

Penggunaan sinar UV untuk disinfeksi tidak bisa sembarangan. Perlu kehati-hatian menggunakan sinar UV agar jangan sampai mengenai kulit karena bisa menyebabkan kanker kulit.

Jika terpaksa mengenai bagian tubuh pun, sinar UV tersebut harus dipastikan memang yang sudah dikembangkan sedemikian rupa aman digunakan untuk manusia.

Organisasi kesehatan dunia WHO memperingatkan bahwa sinar UV tidak boleh digunakan untuk membersihkan tangan atau area kulit mana pun karena radiasi UV bisa mengakibatkan iritasi kulit.

Karenanya, disinfeksi menggunakan sinar UV memang harus dilakukan di ruangan tertutup dan dioperasikan dari luar ruangan.

Ahli kesehatan Paul Tambyah yang merupakan President of Asia Pacific Society of Clinical Microbiology and Infection menyebutkan, sinar UV tidak bisa digunakan untuk disinfeksi area publik, namun bisa sangat efektif jika dilakukan dengan benar.

"Disinfeksi sinar UV mulai digunakan luas di rumah sakit di berbagai negara untuk membersihkan kamar-kamar yang sudah ditinggalkan oleh pasien. Cara ini digunakan untuk membunuh patogen yang resisten terhadap antimikroba, TBC dan agen infeksi lain," ujarnya.

Belum Ada Regulasi yang Mengatur

Di sisi lain, para peneliti juga mendesak perlunya kehati-hatian atas klaim yang dibuat oleh beberapa produk sinar UV yang sekarang ramai memasuki pasar di industri yang sebagian besar tidak diatur ini.

Salah satu contohnya adalah Healthe, perusahaan asal Florida, AS yang baru-baru ini merilis perangkat seharga USD 20 ribu bernama Cleanse Portal.

Perangkat ini berwujud seperti gerbang metal detector di bandara yang memancarkan sinar UV yang diklaim bisa mematikan patogen yang menempel pada orang yang lewat di gerbang tersebut.