Spektakuler, Teleskop Hubble Tangkap Gambar Nebula Kupu-kupu

Spektakuler, Teleskop Hubble Tangkap Gambar Nebula Kupu-kupu

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 20 Jun 2020 20:11 WIB
nebula
NGC 6302 yang dijuluki Butterfly Nebula. Foto: NASA
Jakarta -

Teleskop Hubble menunjukkan performa terbaiknya dalam menangkap dua gambar terbaru nebula. Tampilan awan antar bintang yang terdiri dari debu, hidrogen, helium dan gas terionisasi lainnya ini terlihat kusut namun cantik. Salah satunya membentuk wujud seperti kupu-kupu.

Dua nebula tersebut, NGC 6302 yang dijuluki Butterfly Nebula, dan NGC 7027, merupakan nebula paling berdebu. Keduanya mengandung massa gas yang sangat besar yang menjadikannya pasangan nebula yang menarik untuk dipelajari secara paralel.

Para peneliti menemukan tingkat kompleksitas yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan perubahan cepat dalam gelembung gas meledak dari bintang-bintang di pusat kedua nebula tersebut.

"Ketika saya melihat arsip Hubble dan menyadari tidak ada yang mengamati nebula ini dengan Wide Field Camera 3 Hubble di seluruh rentang panjang gelombang penuhnya, saya merasa gagal," kata Joel Kastner dari Rochester Institute of Technology, Rochester, New York, AS yang memimpin studi.

"Pengamatan Hubble multi-panjang gelombang terbaru ini memberikan pandangan paling komprehensif hingga saat ini dari kedua nebula spektakuler ini. Ketika saya mengunduh gambar yang dihasilkan, saya senang bukan main seperti anak kecil di toko permen," kisahnya seperti dikutip dari situs NASA.

nebulaNGC 7027 berbentuk seperti perhiasan. Foto: NASA

Dengan meneliti sepasang nebula ini dengan kemampuan pankromatik Hubble yang lengkap, tim peneliti mengaku beberapa kali merasa takjub dan tercerahkan.

Para peneliti menduga, di jantung kedua nebula terdapat dua bintang yang saling berputar sehingga bentuk keduanya tampak unik. Yang satu seperti kupu-kupu, sedangkan satunya lagi seperti perhiasan.

Secara khusus, gambar nebula terbaru dari Hubble ini mengungkapkan dengan jelas bagaimana keduanya memisahkan diri pada rentang waktu yang sangat singkat.

Beberapa perubahan cepat ini mungkin merupakan bukti tidak langsung dari satu bintang yang bergabung dengan bintang pendampingnya.



Simak Video "Misi Astronot AS dan Jepang di Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)