Teleskop Raksasa China Mulai Cari Alien di Bulan September

Teleskop Raksasa China Mulai Cari Alien di Bulan September

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 02 Jun 2020 12:40 WIB
Teleskop raksasa Cina mulai fase pengujian
Teleskop Raksasa China Mulai Cari Alien di Bulan September Foto: BBC Magazine
Jakarta -

China tidak lama lagi akan menyumbangkan kontribusi yang signifikan dalam proses pencarian kehidupan ekstraterestrial. Teleskop radio buatan Negeri Tirai Bambu akan mulai mencari tanda-tanda alien di bulan September 2020.

Dikutip detikINET dari Engadget, Selasa (2/6/2020) teleskop tersebut adalah Five-hundred-meter Aperture Spherical Teleskop (FAST) dan merupakan teleskop radio single aperture terbesar di dunia.

FAST sebenarnya sudah beroperasi sejak bulan Januari untuk aktivitas ilmiah yang bersifat umum. Saat ini teleskop tersebut sedang menerima upgrade yang bisa mengurangi gangguan sinyal dan meningkatkan kapasitas riset.

Pada bulan Maret, ilmuwan pencari kehidupan ekstraterrestrial (SETI) menerbitkan makalah penelitian yang menyimpulkan hasil observasi awal FAST. Makalah tersebut meneliti bagaimana meningkatkan kapasitas teleskop untuk menghilangkan gangguan frekuensi radio dari Bumi.

Mereka juga mengidentifikasi sinyal narrowband menarik yang bisa menjadi kandidat sinyal kehidupan ekstraterestrial dan akan diperiksa lagi untuk melihat sinyal mana yang berasal dari kehidupan ekstraterestrial.

Pemimpin riset SETI China, Zhang Tongjie mengatakan penelitian untuk mencari kehidupan alien ini tidak akan bertabrakan dengan misi ilmiah reguler.Misi itu termasuk menemukan pulsar dan sinyal radio interstellar lainnya yang memberikan petunjuk tentang terbentuknya tata surya.

Selain itu, walau FAST sudah menemukan sinyal ekstraterestrial yang disebut di atas, Zhang mengatakan ia tidak berharap sinyal tersebut datang dari kehidupan intelijen.

Tapi jika ada alien yang menyebarkan sinyal radio, FAST bisa jadi salah satu teleskop yang menangkapnya. Teleskop raksasa ini memiliki permukaan utama yang mencapai 500 meter dan bisa mengakses area langit yang lebih luas dibanding teleskop Arecibo di Puerto Rico.



Simak Video "Siapa Tahu Butuh! Ini Lokasi Tempat Berburu Alien"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)