Mau ke Bulan, NASA Andalkan Jeff Bezos dan Elon Musk

Mau ke Bulan, NASA Andalkan Jeff Bezos dan Elon Musk

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 05 Mei 2020 10:53 WIB
markas NASA di Bulan
Mau ke Bulan, NASA Andalkan Jeff Bezos dan Elon Musk (Ilustrasi Foto: NASA)
Florida -

Lembaga antariksa NASA menargetkan akan kembali mendaratkan astronaut di Bulan pada tahun 2024. Mereka kali ini tidak hanya mengerahkan sumber daya sendiri melainkan mengandalkan pula orang terkaya dunia Jeff Bezos dan triliuner eksentrik, Elon Musk.

NASA baru saja memilih Blue Origin, perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, SpaceX yang dipimpin Elon Musk serta perusahaan Dynetics untuk menciptakan sistem pendaratan ke Bulan. Tugas mereka membuat perangkat untuk membawa astronaut menjejakkan kaki di satelit Bumi tersebut.

"Dengan kontrak ini, Amerika melangkah maju ke tahap terakhir yang dibutuhkan untuk mendaratkan astronaut di Bulan pada 2024, termasuk momen luar biasa ketika kita akan meihat wanita pertama menjejakkan kakinya di permukaan Bulan," cetus Adminstrator NASA, Jim Bridenstine.

"Ini adalah kali pertama sejak era Apollo kala NASA mendanai langsung sistem pendaratan manusia dan sekarang kita punya kontrak dengan perusahaan untuk melakukan pekerjaan bagi program Artemis," tambah dia.

Dikutip detikINET dari NY Post, Blue Origin akan membuat Integrated Lander Vehicle, sistem pendaratan yang dapat disatukan dengan stasiun Gateway yang melayang di permukaan Bulan. Kontraknya kabarnya senilai USD 579 juta.

Sedangkan SpaceX diberikan dana USD 135 juta untuk mengembangkan roket Starship yang dioptimalkan untuk pendaratan di Bulan. Adapun Dynetics akan membangun sistem bernama Dynetics Human Landing System (DHLS) senilai USD 253 juta.

Program Artemis ini tidak hanya didesain untuk mendaratkan astronaut di Bulan, tapi juga membangun eksistensi manusia berkelanjutan di sana. Kemudian, NASA juga berencana bakal mendaratkan manusia di Planet Mars.

"Kita memulai kemitraan menarik dengan yang terbaik di industri untuk mencapai tujuan bangsa ini. Kita punya banyak pekerjaan ke depan, terutama dalam masa krusial selama 10 bulan. Saya punya keyakinan tinggi bahwa bersama mereka, kita bakal sukses," kata Douglas Loverro, pejabat NASA.



Simak Video "Wujud Batu Bulan yang Dipajang di Kantor Joe Biden"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)