Rabu, 18 Mar 2020 19:18 WIB

Riset: Virus Corona Menyebar Lewat 'Penularan Tersembunyi'

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom) Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Amerika Serikat -

Kasus virus corona atau COVID-19 yang tidak terdeteksi atau terdiagnosa, kemungkinan adalah sebab yang membuat penyakit itu cepat menular.

Sebuah studi baru menyebut bahwa orang dengan COVID-19 yang tidak terdiagnosa, kemungkinan karena mereka tidak merasa sakit, merupakan sumber dari dua pertiga kasus COVID-19 di China. Itu terjadi pada awal-awal wabah muncul.

"Ledakan kasus COVID-19 di China sebagian besar dipicu oleh individu dengan gejala ringan, terbatas atau tidak ada gejala sehingga tidak terdeteksi," kata pembesut studi ini, profesor Jeffrey Shaman dari Columbia University Mailman School of Public Health.

"Kasus yang tidak terdeteksi bisa mengekspos porsi jauh lebih besar dari populasi ke virus tersebut. Penularan tersembunyi itu akan terus menjadi tantangan besar untuk menangkal wabah ini ke depan," paparnya, dikutip detikINET dari Live Science.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Science ini menggunakan simulasi komputer untuk menggambarkan penyebaran SARS-C0V-2, virus yang menyebabkan COVID-19, di 375 kota di China termasuk Wuhan.

Mereka memadukan data angka infeksi dan informasi pergerakan warga yang didapat dari koneksi ponsel. Mereka mengestimasi bahwa sebelum dilakukan lock down di Wuhan, sekitar 86% infeksi COVID-19 di China tidak terdeteksi.

Selanjutnya
Halaman
1 2