Kamis, 23 Jan 2020 06:32 WIB

Kawah Asteroid Tertua Ditemukan, Usianya 2,2 Miliar Tahun!

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kawah asteroid tertua di Australia. Foto: Curtin University
Australia -

Kawah akibat hantaman asteroid ada banyak di Bumi, tapi yang satu ini adalah yang paling tua usianya. Lokasinya di Yarrabubba, Australia Barat.

Menurut ilmuwan, asteroid menghantam wilayah itu sekitar 2,2 miliar tahun silam, membuat umurnya itu sekitar separuh usia Bumi. Kesimpulan diambil setelah mereka meneliti mineral yang ditemukan pada bebatuan di situs tersebut.

Dikutip detikINET dari BBC, pertama kali kawah bersangkutan ditemukan sudah tahun 1979 silam namun belum pernah dianalisis seberapa tua.


Karena erosi selama miliaran tahun, kawah tak terlihat secara kasat mata. Maka, ilmuwan melakukan pemetaan khusus dan menentukan bahwa diameternya sekitar 70 kilometer.

"Lanskapnya sebenarnya sangat datar karena sudah begitu tua, tapi bebatuannya istimewa," kata peneliti dari Curtin Universirty, Profesor Chris Kirkland.

"Kami tidak memperkirakan umurnya sudah setua itu. Sangat mungkin ada kawah lebih tua di luar sana, menunggu untuk ditemykan, tapi kesulitannya adalah menemukan keraknya sebelum kena erosi," papar dia.

Diyakini pada masa itu, Bumi hampir sepenuhnya dilapisi es. Menggunakan komputer, tim periset mengkalkulasi bahwa asteroid menghantam es setebal satu kilometer.

Peristiwa itu melepaskan jumlah besar uap air ke atmosfer. Bumi pun menghangat dalam masa Proterozoic itu, tahap di mana menurut sains oksigen baru muncul di atmosfer dan kehidupan kompleks belum terbentuk.



Simak Video "Asteroid 'Dewa Kekacauan' Dekati Bumi 10 Tahun Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)