Senin, 19 Agu 2019 17:45 WIB

Es di Greenland yang Mau Dibeli Trump Mencair Lebih Cepat

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Instagram Foto: Instagram
Jakarta - Rencana pembelian Greenland oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump memunculkan kontroversi. Apa yang akan dilakukan Trump pada pulau es tersebut? Apalagi mengingat lapisan es di Greenland terus mencair lebih cepat.

Lapisan es di Greenland mengalami pencairan terbesarnya pada Kamis (15/8) lalu. Greenland kehilangan sekitar 11 miliar ton es. Volume es yang mencair tersebut setara dengan 4,4 juta kolam renang skala Olimpiade!

Dalam catatan para peneliti, lapisan es Greenland biasanya mencair selama musim panas. Masa mencairnya es ini biasanya dimulai sekitar akhir Mei. Di tahun ini, es mencair lebih awal dan secara terus menerus selama empat bulan terakhir.




Proses mencairnya es ini, seperti dikutip detikINET dari CNN, Senin (19/8/2019), menurut ilmuwan iklim dari Danish Meteorological Institute Ruth Mottram, sekaligus mencatat suhu waktu tertinggi di Greenland.

"Selama Juli lalu saja, Greenland kehilangan sekitar 197 miliar ton lapisan es yang setara dengan volume 80 juta kolam renang skala Olimpiade. Diperkirakan sekitar 60-70 miliar ton lapisan es hilang di tahun ini," kata Mottram.

Gelombang panas yang melanda Eropa beberapa waktu lalu turut menyumbang percepatan mencairnya es. Para ilmuwan memperkirakan kondisi ini potensial menyebabkan pencairan es terbesar di Greenland sejak 1950, tahun ketika 'rekor' pertama terpecahkan.

"Cuaca hangat di Greenland masih akan berlangsung, mungkin bisa terjadi lebih lama. Biasanya, musim es mencair berakhir akhir Agustus. Lapisan es masih akan terus mencair," prediksi Mottram.




Untuk diketahui, lapisan es Greenland adalah yang terbesar kedua di dunia. Melelehnya es di musim ini, telah menyumbang naiknya sekitar setengah milimeter permukaan air laut secara global.

Simak Video "Muak dengan Donald Trump, Rihanna: Dia Manusia Paling Sakit Jiwa!"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/krs)