Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Studio Display XDR 5K Mini-LED, Standar Baru Layar Pro

Studio Display XDR 5K Mini-LED, Standar Baru Layar Pro


Adi Fida Rahman - detikInet

Studio Display XDR
Studio Display XDR 5K Mini-LED, Standar Baru Layar Pro Foto: Apple
Daftar Isi
Jakarta -

Apple kembali menaikkan standar layar profesional lewat kehadiran Studio Display XDR. Monitor 27 inch ini membawa panel Retina XDR 5K dengan teknologi mini-LED, refresh rate 120Hz, dan kecerahan HDR puncak hingga 2.000 nits. Kombinasi tersebut menjadikannya salah satu kandidat layar referensi paling ambisius untuk workflow profesional saat ini.

"Studio Display XDR adalah lompatan besar untuk teknologi XDR, mentransformasi alur kerja seperti pembuatan film, desain dan pencetakan, serta animasi 3D. Ini adalah layar pro terbaik di dunia sejauh ini," klaim John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple.

Bersamaan peluncuran Studio Display XDR, Apple turut memperbarui lini Studio Display dengan sejumlah peningkatan. "Studio Display menjadi lebih baik lagi dengan kamera Center Stage 12MP baru dan konektivitas Thunderbolt 5 yang andal," ungkap Ternus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Studio Display XDR

Studio Display XDR menggantikan Pro Display XDR dan membawa peningkatan signifikan. Layar Retina XDR 5K 27 inch ini menggunakan lampu latar mini-LED dengan 2.304 zona peredupan lokal, menghasilkan kontras ekstrem hingga 1.000.000:1.

Kecerahan SDR mencapai 1000 nits, sementara HDR puncak menyentuh 2000 nits. Rentang dinamis luas ini membuat konten HDR tampil dramatis, dengan pengurangan efek blooming dan halo yang mengganggu.

Dari sisi warna, Studio Display XDR mendukung gamut P3 dan kini juga Adobe RGB, menjadikannya referensi ideal untuk profesional cetak dan desain. Cakupan Rec. 2020 untuk HDR mencapai lebih dari 80 persen.

Panel 120Hz dengan Adaptive Sync (47Hz-120Hz) memastikan gerakan lebih halus dan latensi lebih rendah, baik untuk editing video HDR, animasi 3D, hingga gaming grafis berat.

Studio Display XDRApple memperkenalkan preset pencitraan medis DICOM baru dan Kalibrator Pencitraan Medis, yang memungkinkan ahli radiologi untuk melihat gambar diagnostik di aplikasi seperti Visage 7 langsung di Studio Display XDR. Foto: Apple

Menariknya, Apple juga memperkenalkan preset DICOM untuk pencitraan medis, lengkap dengan Medical Imaging Calibrator di macOS (menunggu persetujuan FDA di AS). Fitur ini memungkinkan radiolog melihat citra diagnostik langsung di Studio Display XDR, meski tidak ditujukan untuk mamografi dan harus dikalibrasi terlebih dahulu untuk penggunaan diagnostik resmi.

Studio Display XDR dibekali kamera 12MP Center Stage, tiga mikrofon beamforming, dan enam speaker Spatial Audio, serta Thunderbolt 5 dengan daya hingga 140W untuk pengisian cepat MacBook Pro 16 inch.

Studio Display

Studio Display terbaru tetap mengusung panel Retina 5K berukuran 27 inch dengan resolusi 5120 x 2880 piksel dan lebih dari 14 juta piksel. Layar ini menawarkan kecerahan hingga 600 nits dan dukungan warna P3 wide color, menghasilkan tampilan tajam dan akurat untuk editing foto, video, maupun pekerjaan desain grafis.

Apple menyematkan kamera 12MP Center Stage dengan peningkatan kualitas gambar serta dukungan Desk View, yang memungkinkan tampilan simultan wajah pengguna dan permukaan meja dari sudut atas. Fitur ini sangat relevan untuk kreator yang kerap mendemonstrasikan produk atau karya secara langsung.

Studio Display XDRSaat Studio Display terhubung dengan Mac Foto: Apple

Sistem audio juga ditingkatkan dengan tiga mikrofon berkualitas studio dan enam speaker dengan empat force-cancelling woofer yang diklaim menghadirkan bass 30 persen lebih dalam dibanding generasi sebelumnya, plus dukungan Spatial Audio untuk pengalaman suara imersif.

Untuk konektivitas, Studio Display kini mengusung Thunderbolt 5 dengan dua port, memungkinkan daisy chain hingga empat unit layar (khusus MacBook Pro dengan M5 Max) atau menghubungkan aksesori berkecepatan tinggi. Tersedia pula dua port USB-C tambahan. Kabel Thunderbolt 5 Pro bawaan mampu mengalirkan daya hingga 96W, cukup untuk fast charging MacBook Pro 14 inch.

Studio Display tersedia dalam opsi kaca standar atau nano-texture untuk mengurangi pantulan di ruangan terang. Dudukan standar mendukung kemiringan (tilt-adjustable), dengan opsi tambahan dudukan tilt & height-adjustable atau adaptor VESA.

Harga dan Ketersediaan

Produk ini sudah bisa dipesan mulai 4 Maret dengan ketersediaan di toko pada 11 Maret. Harganya sebagai berikut:

  • Studio Display: Mulai dari USD 1.599 (sekitar Rp 27 jutaan).
  • Studio Display XDR: Mulai dari USD 3.299 (sekitar Rp 56 jutaan).

Keduanya tersedia dalam pilihan kaca standar atau nano-texture untuk meminimalisir pantulan cahaya di ruangan yang terang.

Studio Display XDRStudio Display XDR Foto: Apple

Melihat spesifikasi yang ditawarkan, Studio Display terbaru memang evolusi solid, terutama pada konektivitas Thunderbolt 5 dan peningkatan audio-kamera. Namun, bintang utama jelas Studio Display XDR. Mini-LED dengan 2000 nits HDR dan 120Hz menjadikannya kandidat kuat sebagai layar referensi profesional paling komplet saat ini.

Bagi sineas, colorist, animator 3D, hingga profesional medis, kombinasi kecerahan ekstrem, akurasi warna, dan Adaptive Sync membuatnya bukan sekadar monitor, melainkan pusat workflow.

Tak kalah pentingnya langkah Apple merilis varian ukuran 27 inch bisa dikatakan game changer. Selama ini, pengguna harus memilih antara Studio Display yang "biasa saja" atau Pro Display XDR 32 inch yang harganya selangit.




(afr/afr)




Hide Ads