Rabu, 07 Agu 2019 06:01 WIB

Hewan dari Bumi Ini Diduga Bertahan Hidup di Bulan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: NASA Foto: NASA
Jakarta - Peluang untuk menemukan kehidupan di Bulan mendadak membesar. Tapi bukan karena adanya alien di sana melainkan makhluk dari Bumi.

Belum lama ini, wahana antariksa Baressheet milik perusahaan Israel yang ditujukan untuk menjelajah Bulan gagal di saat-saat terakhir. Ia hancur saat mendarat di permukaan.


Nah rupanya, ada kargo tak biasa yang dibawa wahana itu, yaitu ribuan hewan mikro Tardigrade. Tardigrade disebut-sebut sebagai hewan terkuat di dunia dan tak menutup kemungkinan mampu bertahan di Bulan.

Arch Mission Foundation, organisasi yang mengatur kargo Tardigrade itu, menyatakan bisa jadi mereka selamat. "Mereka mungkin satu-satunya hal yang selamat dari tabrakan itu," cetus Nova Spivack, pendiri AMF.

Dikenal juga sebagai beruang air, Tardigrade mampu melewati ujian ketahanan hidup paling ekstrem sekalipun. Salah satunya eksperimen dari para peneliti di Jepang yang membekukannya lebih dari 3 dekade.
TardigradeTardigrade Foto: Eye of Science/SPL
Dalam eksperimen itu, si hewan dapat bertahan hidup. Tardigrade memang merupakan extremophile, organisme dengan kemampuan bertahan hidup luar biasa, terlebih saat melewati kondisi paling ekstrem.

Tardigrade diketahui mampu bertahan ketika dibekukan, terkena radiasi, hingga berada di ruang hampa udara. Hal itu diperkirakan terjadi karena 18% genom di dalam DNA-nya merupakan adaptasi dari berbagai organisme lain, seperti jamur, bakteri, hingga virus.

Mungkin saat ini, mereka dalam kondisi 'tidur' di Bulan. Lukasz Kaczmarek, pakar Tardigrade dari Adam Mickiewicz University menyebutkan wajar jika hewan itu selamat walau di Bulan.


"Tardigrade bisa bertahan dalam tekanan yang sama saat asteroid menghantam Bumi, sehingga kecelakaan kecil semacam ini tak ada apa-apanya bagi mereka," tandasnya, menambahkan binatang itu berpotensi hidup sampai bertahun-tahun di Bulan.

Tardigrade yang dalam keadaan tak aktif, dapat dibangkitkan dengan memasukkan ke dalam air. "Mereka tidak bisa kolonisasi Bulan karena tak ada atmosfer dan air mengalir. Tapi mungkin saja membawa mereka kembali ke Bumi dan menyiramkan air. Mereka seharusnya bangkit kembali," tambah Adam.

Simak Video "Keren! China Pamerkan Kesuksesan Tumbuhkan Kapas di Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)