Jumat, 25 Jan 2019 13:05 WIB

Virgin Galactic Gandeng Under Armour Bikin Baju Luar Angkasa

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Kevin Plank selaku pendiri Under Armour dan bos Virgin Group Richard Branson. (Foto: dok. Virgin Galactic) Kevin Plank selaku pendiri Under Armour dan bos Virgin Group Richard Branson. (Foto: dok. Virgin Galactic)
Jakarta - Bos Virgin Group, Richard Branson, memberikan perkembangan terbaru mengenai perusahaan antariksa besutannya, yaitu Virgin Galactic. Ia mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Under Armour.

Dari kolaborasi tersebut, nantinya vendor perlengkapan olahraga tersebut itu akan bertanggung jawab dalam mendesain baju luar angkasa untuk astronot Virgin Galactic. Selain itu, para pelanggan dan pilot kendaraan luar angkasa yang mengikuti perjalanan wisata dari perusahaan tersebut juga akan mendapat pakaian antariksa yang sama.




Tidak hanya itu. Para staf seperti teknisi, pelatih astronot, hingga pengontrol misi juga akan menggunakan seragam dari Under Armour. Hal ini bertujuan untuk mendukung pekerjaan mereka, sebagaimana tercantum dalam rilis yang diterbitkan oleh Virgin Galactic.

Pakaian luar angkasa itu disebut akan menyesuaikan bentuk tubuh dari penggunannya. Dari situ, Under Armour sangat mungkin untuk meninggalkan desain baju antariksa yang terkesan tebal dan besar milik NASA, dan yang biasa kita lihat di film seperti Gravity atau Interstellar.




Sayang, desain baju luar angkasanya belum dibagikan oleh kedua pihak saat ini. Rencananya, pakaian antariksa itu akan dimunculkan pada salah satu peluncuran dari Virgin Galactic tahun ini.

Lebih lanjut, Selain itu, perusahaan yang berkantor pusat di Baltimore, Maryland, Amerika Serikat itu juga akan membantu Virgin Galactic dalam memberikan pelatihan fisik kepada para angkasawannya. Aspek-aspek yang menjadi fokus pada pelatihan tersebut adalah mobilitas, kekuatan, kebugaran, nutrisi, serta kualitas tidur.





Tonton juga video 'Melihat Penerbangan Komersial ke Luar Angkasa':

[Gambas:Video 20detik]

(mon/krs)