Eits tunggu dulu, karena tubuhnya yang mini, maka gedung atau piramida yang dibuat helikopter ini pun berukuran kecil alias bukan bangunan dengan ukuran yang sesungguhnya.
Daniel Mellinger dan timnya di GRASP Laboratorium di University of Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), mengembangkan sebuah sistem yang memungkinkan robot bisa terbang dan membangun sebuah gedung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, seperti demonstrasi yang direkam dalam sebuah video, sekelompok robot helikopter mungil bergantian mengikuti instruksi algoritma dan saling berkoordinasi memilih komponen bangunan yang menjadi tugasnya.
"Kami juga mengembangkan pencengkram pada robot tersebut agar mudah mengambil bagian bangunan dan meletakkannya. Dalam uji coba, komponen bangunan dilengkapi magnet sehingga robot tidak terlalu kesulitan menempelkan tiap-tiap komponen," terang Mellinger. (rns/ash)