Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review JBL Quantum 250: Suara Nendang, Dipakai Gaming Nyaman

Review JBL Quantum 250: Suara Nendang, Dipakai Gaming Nyaman


Panji Saputro - detikInet

JBL Indonesia resmi meluncurkan JBL Quantum 250, headset gaming terbarunya yang memiliki bobot ringan dan desain ergonomis. Begini penampakannya.
JBL Quantum 250. Foto: Panji Saputro/detikINET
Daftar Isi
Jakarta -

JBL Indonesia telah resmi menghadirkan headset gaming terbarunya, yakni JBL Quantum 250. Lantas, bagaimana kualitas suara yang dihasilkan?

JBL Quantum 250 menjadi model paling terjangkau dari lini JBL Quantum terbaru yang masuk ke Tanah Air. Kedatangannya bersamaan dengan JBL Quantum 950 dan 650.

Headset gaming Rp 1 jutaan ini kompatibel dengan PC, Mac, konsol, dan perangkat seluler. Diklaim kalau JBL Quantum 250 mendukung spatial sound dan pengaturan audio yang lebih fleksibel, sehingga dapat disesuaikan berdasarkan keinginan penggunanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara fungsi, sepertinya fitur tersebut dapat memberikan pengalaman mendengarkan suara menjadi lebih mengesankan. Namun pertanyaannya, apakah memang seperti itu atau ini hanya gimmick agar terdengar keren dan mutakhir?

ADVERTISEMENT

Mari temukan jawabannya dari review JBL Quantum 250 berikut. Semoga penjelasan singkat ini dapat menjadi gambaran detikers, terkait kualitas suara yang dihasilkan dan seberapa bergunanya fitur-fitur di dalamnya.

Desain

JBL Quantum 250JBL Quantum 250. Foto: Panji Saputro/detikINET

JBL Quantum 250 dirancang mengikuti bentuk kepala penggunanya, sehingga terasa nyaman saat dikenakan. Earcup-nya dibuat tertutup rapat tanpa ada lubang. Dengan begitu pengguna dapat lebih fokus terhadap suara yang dihasilkan.

Desain tersebut memang berguna menahan suara dari luar yang berniat mendistraksi telinga ketika mendengarkan audio dari perangkat terhubung. Metode ini juga berfungsi mencegah suara dari dalam agar tidak bocor ke luar.

Earcup JBL Quantum 250 sepenuhnya menggunakan material plastik. Bagian earpad atau bantalan telinganya berbahan mesh, yang mana tampilannya seperti jaring kain berpori.

Bahan mesh ini membuat telinga tidak mudah berkeringat, karena udara keluar masuk dengan baik. Tidak seperti bila menggunakan bantalan telinga dengan bahan leather atau kulit.

Geser ke headband atau bantalan kepalanya, terbuat dari kombinasi rangka berbahan plastik abs atau polikarbonat yang begitu kokoh. Menariknya, di bagian ini JBL memadukannya dengan mesh hammock ultra ringan.

JBL Quantum 250JBL Quantum 250. Foto: Panji Saputro/detikINET

Meski ringan dan tipis, ternyata hammock yang dimaksud cukup mempengaruhi pengalaman ketika mengenakan headset gaming ini. Jujur, penempatannya di bawah headband tidak mengganggu kepala sama sekali, justru sebaliknya, menjadikannya lebih nyaman.

Sementara microphonenya dibuat agak lentur. Pengguna bisa menyesuaikan posisinya, apakah ingin dekat ke mulut atau membuatnya agak jauh. Sedangkan kabel audio 3,5 mm memiliki lapisan luar berbahan nylon braided. Alhasil kabel lebih kuat, tahan terhadap tarikan atau tekukan, serta tidak mudah kusut seperti kabel audio yang dilapisi karet biasa.

Performa

JBL Quantum 250JBL Quantum 250. Foto: Panji Saputro/detikINET

Tidak ada kata yang tepat selain luar biasa, bila membahas soal performanya. Meskipun hadir sebagai model paling terjangkau, tetapi JBL Quantum 250 tetap bisa menunjukkan taringnya.

Headset gaming ini memberikan kenyamanan tak hanya dari desain ergonomisnya, tetapi juga suara yang enak didengar telinga penggunanya. Headset ini cocok digunakan untuk mendengarkan berbagai jenis musik dengan fokus yang berbeda-beda.

Contoh, mendengar genre musik Electronic Dance Music (EDM) atau Hip-Hop, akan terasa sangat puas. Sepertinya JBL Quantum 250 memang lebih condong pada elemen Bass dan Treble.

Apapun lagu atau musik yang bernuansa jedag-jedug, mengedepankan kick drum, atau menyematkan suara gitar bass akan sangat cocok didengarkan menggunakan JBL Quantum 250. Dentuman bass yang terdengar begitu dominan dan bertenaga. Mungkin hal ini berkat dukungan carbon dynamic driver berukuran besar 50 mm.

Beberapa musik yang detikINET coba dengarkan untuk memastikan kualitas bass headset ini, seperti Wake Me Up - Avicii, True Feeling - Galantis, Closer - The Chainsmokers, Alone - Alan Walker, On My Way - Alan Walker (feat Sabrina Carpenter & Farruko), Tor Monitor Ketua - Ecko Show & Juan Reza & Chesylino, Tabola Bale - Silet Open Up (feat. Jacson Zeran, Juan Reza & Diva Aurel), dan Kicau Mania - Ndarboy Genk x Banditoz Yaow 86.

Meski begitu, elemen mid-range dari JBL Quantum 250 tidak kalah berkualitasnya. Walaupun bass lebih nendang di sejumlah lagu, tetapi vokal dari penyanyi tetap terdengar jelas dan kualitasnya ciamik.

detikINET mencari tahu performanya di mid-range dengan mendengarkan lagu Justin Bieber berjudul Love Yourself. Suara Justin di lagu ini terdengar sangat jelas. Semua elemen musik yang ada di dalamnya mengiringi vokal dengan sangat baik, sehingga musik enak didengar.

Jadi meskipun JBL Quantum 250 mengedepankan bass dan treble, ternyata dari sisi mid-range hasilnya sama sekali tidak mengecewakan. Mendengarkan lagu yang hampir 90% hanya berisi vokal Justin tersebut, menjadi bukti bahwa headset gaming ini tidak menurunkan kualitasnya padahal harganya lebih terjangkau dari JBL Quantum 950 dan 650.

Bagaimana dengan penggunaannya ketika dipakai bermain game?

Sebenarnya hasilnya tidak jauh berbeda seperti saat kalian memakainya untuk mendengarkan musik atau menonton film. Suara yang dihasilkan sangat bagus.

Headset gaming ini mampu memberikan akurasi posisi audio yang akurat, sebagaimana ketika detikINET menggunakannya untuk bermain PUBG Mobile. Suara jejak kaki lawan, tembakan, pergerakan mobil, dan ledakan di dalam game terdengar mantap.

detikINET juga mengujinya di konsol PS4. Pengalaman bermain game di platform gaming PlayStation ini semakin imersif. Salah satu game yang detikINET mainkan ialah WRC 10.

Sejumlah elemen di dalam game terdengar sangat jernih, mulai dari saat detikINET mengoper gigi mobil, melakukan teknik drifting, mengerem, ketika kendaraan yang ditumpangi terbentur atau tergelincir, hingga suara NPC juga terdengar jelas. detikINET seolah-olah sedang mengendarai mobil tersebut secara langsung di lintasan yang ada di dalam game.

Lantas, bagaimana cara menggunakan headset gaming ini di DualShock 4? Berikut langkah-langkah sederhana yang bisa kalian ikuti.

  1. Colokkan JBL Quantum 250 di lubang jack audio 3,5 mm yang ada di bawah stik PS4.
  2. Setelah itu akan muncul notifikasi di pojok kiri atas bertuliskan "microphone switch to headset connected to controller".
  3. Tekan dan tahan tombol PS yang ada di tengah stik PS4. Tombol yang dimaksud memiliki logo PlayStation.
  4. Buka menu Sound/Devices.
  5. Pada bagian Output to Headphone ubah menjadi All Audio.
  6. Setelah itu suara yang tadi keluar dari monitor akan pindah ke JBL Quantum 250.

JBL QuantumENGINE

JBL QuantumENGINEJBL QuantumENGINE. Foto: Panji Saputro/detikINET

Bersamaan dengan rilisnya JBL Quantum 250, JBL juga menghadirkan aplikasi JBL QuantumENGINE. Platform ini menjadi pusat kendali audio spasial, mikrofon, AI noise cancellation, pencahayaan, Smart EQ, dan profil pengguna.

Di sini kalian dapat menyesuaikan jenis Equalizer yang ingin digunakan. Pilihannya ada Bass Boost, Cinematic, FPS, MOBA, RPG, LN3 Immersion, LN3 Thrill, CS2, LOL, Dota 2, Fortnite, Valorant, Wow, PUBG, GTA 5, Apex Legends, Overwatch, dan Excape from Tarkov.

Kalian juga dapat mengatur kualitas suara yang keluar dari microphone. Ada tiga jenis suara yang tersedia di antaranya Natural, Bright, dan Powerful. Pengguna turut diberikan akses mengubah volume suara microphone-nya.

Pengalaman menarik dari platform ini adalah disematkannya fitur Spatial Sound. Jadi pengguna bisa mendengar suara yang seakan-akan datang dari berbagai arah. Ada tiga jenis suara yang disediakan, yakni Small, Medium, dan Large.

  • Small: Menghasilkan suara dengan sedikit gema. Pengaturan ini membuat suara terdengar lebih dekat, padat, dan mirip seperti di dalam ruangan kecil.
  • Medium: Berbeda dengan Medium, suaranya seperti berada di ruangan yang agak besar. Jadi memang tidak terlalu padat, tetapi di kuping detikINET, jenis suara ini yang lebih nyaman didengar. Tidak terlalu kecil maupun besar.
  • Large: Kebalikan dari Small, Large menghasilkan gema dan pantulan suara yang lebih panjang. Seolah-olah penggunanya sedang mendengarkan musik di ruangan yang luas.

Dari pengalaman detikINET menerapkan ketiga pilihan tersebut, selain perbedaan kepadatan suara, paling terasa ialah power yang keluar. Jadi meskipun dalam volume yang sama, Large akan membuat suaranya lebih kencang dibandingkan Small.

Opini detikINET

JBL Quantum 250JBL Quantum 250. Foto: Panji Saputro/detikINET

Dari sisi desain sudah tidak perlu diragukan lagi. Tampilannya elegan, ergonomis, dan minimalis untuk sebuah headset gaming.

Tidak perlu baterai, karena konektivitasnya mengandalkan sambungan kabel audio jack 3,5mm. Namun kekurangannya ketika pengguna terlalu banyak bergerak, karena suara gesekan atau ketukan pada kabel akan mengalir ke earcup. Jadi terkadang suara musik dan game yang dimainkan akan bertabrakan dengan gesekan atau ketukan tersebut.

Kendati demikian, suara yang dihasilkan luar biasa bagus. Walaupun memang seakan lebih mengedepankan elemen bass dan treble, tetapi di sisi mid-range kuaitasnya tetap terjaga. Cocok mendengarkan lagu atau memainkan game apapun.

Namun ada yang hal lain yang perlu disoroti, yakni pengalaman menggunakan headset ini dalam waktu yang lama. JBL Quantum 250 didesain dengan earcup yang tertutup rapat.

Mekanisme seperti itu memang mencegah suara bocor dan membuatnya lebih bertenaga serta menggelegar. Sayangnya, ketika detikINET mencoba menggunakannya dalam waktu yang lama, membuat telinga dan tulang pipi terasa kurang nyaman. Berdasarkan pengalaman detikINET, tekanan di area tersebut semakin terasa jika menggunakannya terlalu lama.

Meski begitu, secara keseluruhan JBL Quantum 250 bagus dan dapat dipertimbangkan untuk dimiliki. Audionya jernih dan harganya bersahabat hanya Rp 1.399.000.



(hps/hps)




Hide Ads
LIVE