Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Review Kamera Vivo X300 Pro: Benarkah Juara 2025?

Review Kamera Vivo X300 Pro: Benarkah Juara 2025?


Enche Tjin - detikInet

Vivo X300 Pro
Review Kamera Vivo X300 Pro: Benarkah Juara 2025? Foto: Enche Tjin
Daftar Isi
Jakarta -

Vivo X300 Pro sering didapuk sebagai ponsel dengan kamera terbaik di tahun 2025. Apakah benar?

Untuk mencari tau, saya telah menguji ponsel yang dirilis 20 November 2025 lalu di Jakarta, Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamera Vivo X300 Pro ini ada tiga, kamera utamanya berlensa 50 MP dengan sensor 1/1.28 inci dan f/1.57 dan diperkuat dengan Optical Image stabilization. Modul lensa ultra wide-nya juga 50 MP dan yang paling canggih lensa telefoto periskop 200 MP yang jarak fokal lensanya ~85mm f/2.67 dengan image sensor 1/1.4 inci. Kamera depan/selfienya juga bagus, 50MP dengan lensa ekuivalen 20mm, dan telah dilengkapi dengan autofokus.

ADVERTISEMENT
Vivo X300 ProVivo X300 Pro Foto: Enche Tjin

Pengalaman memotret

Memotret dengan Vivo X300 Pro cukup simple, ukuran ponselnya tidak terlalu besar dan berat. Soal kualitas gambarnya, dari generasi ke generasi semakin tajam dari detail maupun dari warnanya.

Secara default, kameranya akan menggunakan profile gambar ZEISS Vivid yang warnanya sangat cerah. Bagi yang suka hasil yang lebih natural atau realistik, ada profile ZEISS natural dan ZEISS texture yang menghasilkan foto bertekstur seperti butiran pasir di zaman kamera film.

Vivo X300 ProZeiss Vivid Foto: Enche Tjin
Vivo X300 ProZeiss Texture - Kanan: Crop dari foto kiri Foto: Enche Tjin

Yang unggul di seri "Pro" di hampir semua kamera ponsel terletak di lensa telefoto-nya. X300 Pro memiliki lensa ekuivalen 85mm, dan jika kurang jauh, bisa digital zoom sampai 30X atau ~728mm. Kalau kurang jauh, Vivo X300 Pro juga punya paket photography kit dengan lensa ZEISS 2.35x Telephoto Extender (setara 5400mm untuk foto dan >1100mm untuk video yang dijual terpisah.

Untuk foto detail jarak jauh seperti gedung, detail dan ketajamannya masih sangat terjaga, terutama kalau cahayanya cukup. Di kondisi kurang cahaya seperti malam hari, detail agak menurun kalau dilihat di layar monitor yang besar, tapi di layar ponsel atau kalau tidak di zoom kesannya tetap kelihatan tajam.

Image stabilizer juga bekerja dengan baik, saya sebenarnya berdiri di jembatan yang ramai dengan orang dan sedikit bergetar. tapi kualitas gambar masih tajam.

Vivo X300 ProPerbandingan wide dan telephoto saat memotret di kondisi yang sama Foto: Enche
Vivo X300 ProKanan: Crop dari foto kiri Foto: Enche Tjin

Lensa wide-nya juga tidak mengecewakan, image sensor dan bukaan lensanya relatif besar, memotret didalam ruangan ISO yang dipakai masih sangat rendah, 100-200an, jadi detail subjek foto masih terlihat bagus.

Vivo X300 ProUltrawide Foto: Enche Tjin
Vivo X300 ProWide Foto: Enche Tjin

Untuk foto portrait, simulasi bokeh dapat digunakan untuk meniru efek lensa berbukaan besar. di X300 Pro ini di berbagai kondisi seleksi subjeknya sudah baik, tapi kalau diperhatikan dengan seksama, di tepi-tepi rambut, kadang-kadang masih terlihat kurang realistik. Di mode Portrait ini, jarak fokal lensa berubah dari yang 1x, 2x menjadi jarak fokal lensa populer, seperti 24, 35, 50mm sampai 135mm.

Vivo X300 ProKanan: Crop dari foto kiri (Portrait mode, lens simulation f/0.95) Foto: Enche Tjin

Yang unik di ponsel Vivo, adalah simulasi bokehnya. Kita bisa memilih bokeh khas lensa Zeiss diantaranya Biotar yang bentuknya oval. Ada juga pilihan yang lain seperti B-speed, Sonnar, Planar dan Cinematic.

Bagi yang suka rendering tonal dan warna yang lebih natural, ada mode humanistic yang dirancang Vivo dan Zeiss untuk street photography atau portrait. Hasilnya terlihat lebih realistik tapi tidak semenarik mode portrait biasa yang mana kamera akan membuat warna kulit lebih cerah dengan simulasi makeup di wajah.

Vivo X300 ProKiri: mode Humanistic, Kanan: Mode Portrait Foto: Enche Tjin

Kesimpulan

Vivo X300 Pro cocok bagi fotografer atau creator yang membutuhkan ponsel dengan kamera yang lengkap, dari ultrawide sampai super-telefoto. Hasil gambarnya menunjukkan hasil foto yang konsisten di berbagai kondisi dan memberikan ruang kreativitas untuk mencoba berbagai profil warna dan tonal sesuai dengan selera, situasi dan kondisi.

Vivo X300 ProMode Food Foto: Enche Tjin
Vivo X300 ProCrop dari foto diatas Foto: Enche Tjin
Vivo X300 ProVivo X300 Pro Foto: Enche Tjin

Selain dari aspek kameranya, Vivo X300 Pro memiliki spek yang komprehensif, desain bodi dan layarnya besar dan berkualitas, tapi tidak terlalu berat untuk digunakan sehari-hari. Kapasitas baterainya besar 6510 mah, chargingnya 90Watt dan chipset Mediatek Dimensity 9500 yang berkinerja tinggi. Vivo X300 Pro telah hadir di Indonesia dengan harga Rp18.999.000 dengan memory 16 GB+512 GB.




(afr/afr)





Hide Ads