Grab Luncurkan Gercep, Program Lindungi Mitra Saat Kondisi Genting
Hide Ads

Grab Luncurkan Gercep, Program Lindungi Mitra Saat Kondisi Genting

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 31 Agu 2025 18:30 WIB
Puluhan pengemudi ojol menggelar aksi menyalakan lilin untuk Affan di depan kantor Grab di Kupang, NTT, Jumat (29/8/2025). (Simon Selly/detikBali)
Puluhan pengemudi ojol menggelar aksi menyalakan lilin untuk Affan di depan kantor Grab di Kupang, NTT, Jumat (29/8/2025). (Simon Selly/detikBali)
Jakarta -

Driver ojek online (ojol) menjadi pihak yang rentan menjadi korban dalam situasi kritis. Grab pun meluncurkan program Gercep untuk melindungi mitra driver.

Dalam rangkaian demo 28 Agustus 2025 sampai hari ini, jatuh korban dari beberapa driver ojol termasuk Grab. Di Jakarta, driver Affan Kurniawan tewas dilindas mobil rantis Brimob, driver Moh Umar Amarudin dan Aji dirawat. Di Makassar, Rusdamdiansyah juga wafat dan Budi Haryadi dirawat gegara aksi masyarakat memprotes DPR.

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia mengatakan kejadian tersebut menjadi keprihatinan dan duka bagi Grab. Untuk melindungi para mitra driver, mereka meluncurkan program Grab Respon Cepat (Gercep) yang berlaku mulai dari 2 September 2025.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kami mengenalkan Gercep singkatan dari Grab Respon Cepat. Ini adalah langkah khusus untuk memastikan mitra tetap merasa aman, terlindungi serta mendapat kepastian dukungan baik dari sisi keamanan, kesehatan, maupun keberlangsungan penghasilan," kata Neneng dalam keterangan pers via Zoom kepada media, Minggu (31/8/2025).

ADVERTISEMENT

Neneng menjelaskan dalam kondisi krisis dan rawan ini Grab merasa perlu untuk menyiapkan pendampingan yang menyeluruh mulai dari bantuan hukum, santunan dan bantuan lain. Grab ingin setiap mitra merasa dijaga, mendapat perlindungan nyata dan tidak merasa sendirian di masa sulit ini.

"Grab Indonesia hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tapi sebuah keluarga yang berjalan bersama dengan mitra pengemudi baik dalam suka dan duka. Kami berdiri di sisi mereka untuk memastikan keadilan ditegakkan, hak-hak mereka terlindungi," jelas Neneng.

Program Gercep dari Grab memiliki 3 pilar utama perlindungan driver di saat genting seperti misalnya saat ramai unjuk rasa di Indonesia saat ini. Pilar pertama adalah saluran telepon darurat khusus 021-2350-7032. Pilar kedua adalah website Help Center Bantuan Tanggap Darurat yang harus menjawab cepat kurang dari 30 menit. Pilar ketiga adalah Layanan Live Chat Help Center yang harus menjawab cepat kurang dari 30 detik.

"Keseluruhan ini kami hadirkan agar setiap mitra Grab merasa aman, didengar, didampingi. Bukan hanya saat baik, tapi terutama saat kritis, atau saat sekarang yang sangat susah," pungkasnya.




(fay/hps)
Berita Terkait