Begini Nasib Aplikasi PeduliLindungi Usai Pandemi Berakhir

ADVERTISEMENT

Begini Nasib Aplikasi PeduliLindungi Usai Pandemi Berakhir

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 06 Jul 2022 20:44 WIB
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi (Rolando FS/detikcom)
Aplikasi PeduliLindungi Akan Beralih Fungsi Usai Pandemi Berakhir Foto: Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi (Rolando FS/detikcom)
Jakarta -

Aplikasi PeduliLindungi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia selama pandemi COVID-19. Di saat kasus COVID-19 mulai menurun, Kementerian Kesehatan mulai mencari cara untuk mengalihkan fungsi PeduliLindungi setelah pandemi selesai.

Wakil Kepala Kantor Transformasi Digital Kementerian Kesehatan Agus Rachmanto mengatakan aplikasi PeduliLindungi akan diubah menjadi Citizen Health App (CHA) yang memiliki lebih banyak fitur.

Agus menjelaskan CHA merupakan platform terintegrasi yang bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengakses beragam layanan kesehatan, mulai dari menyimpan rekam medis, mendaftar ke fasilitas kesehatan, tracing, dan lain-lain.

"Jadi kita tidak lihat hanya saat pandemi saja. Itu hanya trigger bahwa mereka bisa register ke PeduliLindungi tapi setelahnya kita punya misi yang lebih besar lagi, membawa mereka ke Citizen Health App tadi," kata Agus saat ditemui seusai acara Hospital Management Asia di Jakarta, Rabu (6/7/2022).

"Harapan kita nanti masyarakat juga mulai mempunyai kebutuhan untuk menggunakan PeduliLindungi karena itu akan memudahkan mereka nanti ketika memeriksakan kesehatan," sambungnya.

Aplikasi PeduliLindungi sendiri saat ini perlahan ditambahi fitur dan kegunaan baru. Mulai dari untuk menyimpan data imunisasi anak sampai dipakai untuk pembelian minyak goreng curah subsidi.

Saat ini, Kementerian Kesehatan juga mengharuskan vaksin booster sebagai syarat beraktivitas, mulai dari untuk masuk ke pusat perbelanjaan sampai syarat perjalanan, untuk menanggapi rendahnya cakupan vaksinasi booster.

Menurut Agus, perubahan ini akan menjadi kesempatan untuk membenahi aplikasi PeduliLindungi. Misalnya dengan memperbarui algoritma PeduliLindungi untuk menampilkan status warna hijau bagi warga yang sudah mendapatkan vaksin booster.

"Ketika kebijakan itu baru maka kita push untuk kedisiplinan baru juga. Artinya ada kebijakan baru yang harus diterapkan kemudian untuk mengecek itu ya satu-satunya cara dengan PeduliLindungi," pungkas Agus.



Simak Video "Kemenkes Beberkan Masa Depan Aplikasi PeduliLindungi"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT