Google Rilis Chrome versi 100, Apa yang Baru?

Google Rilis Chrome versi 100, Apa yang Baru?

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 31 Mar 2022 07:15 WIB
Google Chrome
Google Chrome 100 dirilis, apa yang baru? Foto: Android Police
Jakarta -

Setelah hampir 14 tahun sejak Google merilis versi beta pertama untuk Chrome (pada September 2008), browser web ini kini telah diperbarui ke versi 100 dengan sejumlah perubahan. Apa saja yang baru?

1. Ikon Baru

Chrome 100 membawa ikon baru. Desain inti tetap sama sejak rilis awalnya pada tahun 2008 (dengan lingkaran biru, dikelilingi oleh tiga bevel seperti roda kincir).

Namun kini lebih disederhanakan. Google melakukan perubahan warna yang halus, penghilangan bayangan, dan lingkaran biru bagian dalam yang sedikit lebih besar.

Perubahan logo ChromePerubahan logo Chrome Foto: Howtogeek

Meskipun perubahannya tidak ketara, kita dapat melihat warna lebih gelap dan kontras yang lebih baik jika dilihat bersebelahan dengan logo sebelumnya.

Ikon baru akan diluncurkan ke semua platform, tetapi Google telah membuat perubahan untuk membantunya menyatu dengan tampilan platform itu. Misalnya, di Windows mengambil sedikit lebih banyak gradasi warna, sedangkan versi macOS jauh lebih 3D.

2. Tidak Ada Lagi Mode Penghemat Data

Chrome untuk Android, iPhone, dan iPad telah menyertakan fitur "Lite Mode" yang menghemat data untuk waktu yang lama. Google akan mulai mematikan server yang bertanggung jawab untuk menanggung beban semua kompresi data pengguna.

Dalam pengumumannya, Google berpendapat bahwa paket data menjadi semakin murah dan Chrome telah memasukkan banyak perbaikan untuk meminimalkan penggunaan data. Karena itu, Mode Hemat Data/Lite Mode akan berhenti berfungsi untuk semua versi.

3. Aplikasi Web Dapat Menggunakan Multi Screen

Chrome 100 membawa dukungan untuk penggunaan multi screen. Kemampuan ini dapat dilakukan di desktop selama bertahun-tahun lalu, tetapi sulit untuk aplikasi web.

Chrome 100 mewujudkannya berkat API informasi layar baru yang membantu aplikasi web mengetahui penyiapan seseorang. Google awalnya mulai menguji ini di Chrome 93, dan merilis versi stabil pada Chrome 100.

4. Menonaktifkan Tab Lebih Mudah

Chrome 100 memungkinkan pengguna mengeklik ikon loudspeaker pada tab untuk menonaktifkan situs tersebut. Jadi tidak perlu klik kanan lagi.

Menonaktifkan tab kini lebih mudahMenonaktifkan tab kini lebih mudah Foto: Howtogeek

Sejatinya fitur klik-audio-icon-to-mute tersedia di Chrome hingga 2018. Namun Google menghapusnya secara misterius.

5. Perubahan di Android

Aplikasi Chrome 100 di Android mendapatkan beberapa perubahan. Material You kini diaplikasikan di banyak sisi, salah satunya di bagian latar belakang. Alih-alih menggunakan background light atau gray, Google menggunakan warna dinamis di bagian menu dan halaman pengaturan.

Selain itu Chrome 100 memberikan pop-up menu untuk mengonfirmasi apakah pengguna benar ingin menutup semua tab yang dibukanya.

Pop up konfirmasi menutup semua tabPop up konfirmasi menutup semua tab Foto: Android Police.

Cara Update Chrome 100

Bagi pengguna Windows, Linux dan macOS, bisa mengetikan chrome://settings/ pada kolom alamat situs. Kemudian klik About Chrome di bagian bawah panel navigasi.

Chrome akan secara otomatis mulai memeriksa pembaruan versi 100 dan kamu akan diminta untuk memulai ulang browser setelah selesai mengunduh.

Sementara di Android maupun iOS tinggal mengupdate di toko aplikasi masing-masing.



Simak Video "Tampilan Baru Logo Ikon Gmail hingga Chrome"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)