Oxima, Aplikasi untuk Atlet Basket Karya Anak Negeri yang Disanjung Apple

Oxima, Aplikasi untuk Atlet Basket Karya Anak Negeri yang Disanjung Apple

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 24 Jan 2022 06:45 WIB
Oxima
Oxima. Foto: Apple
Jakarta -

Oxima menjadi satu dari tiga aplikasi anak negeri yang baru-baru ini dapat sanjungan dari Apple. Dibuat oleh jebolan Apple Developer Academy yang diperuntukkan bagi atlet basket untuk meningkatkan performa mereka.

detikINET sempat berbincang dengan Bramantya Putra Teja, Project Manager Oxima. Dia mengungkap kalau Oxima ini merupakan tugas akhir kelompoknya di Apple Developer Academy.

Namun cikal bakal dibuatnya Oxima dimulai saat Bram dan keempat rekannya mendapat tantangan dari mentor di Apple Developer Academy. Mereka diminta membuat sesuatu yang dapat membantu komunitas di sekitar, tercetuslah basket.

"Karena saya dari komunitas basket, dan beberapa anggota tim juga menyukai basket," kata Bram.

Mereka kemudian melakukan riset soal permasalahan yang dihadapi anak basket. Dari sana mereka membuat aplikasi latihan dribble memanfaatkan teknologi computer vision yang dipunyai Apple.

Sampailah kemudian di tugas akhir, kelompok ini memutuskan mengembangkan lebih lanjut apa yang telah mereka kembangkan sebelumnya. Bram dan rekannya kembali melakukan riset, kali ini mereka berkonsultasi dengan atlet dan pelatih basket nasional.

Hasilnya ada dua permasalahan yang dihadapi. Pertama adanya jarak skill antara pemain muda dan profesional, sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk bisa mengejarnya.

Kedua terkait endurance atau stamina. Anak muda yang bermain di Liga Mahasiswa sekalipun dinilai staminanya masih belum memenuhi standar untuk masuk ke liga profesional.

"Masalah ini diiyakan oleh adik saya yang atlet nasional Karena melihat teman-temannya yang baru lulus kuliah dan masuk ke liga. Untuk keep up ke temannya yang sudah profesional cukup lama, jadi ada gap," terang Bram.

Berangkat dari kedua masalah tersebut, Bram dan tim mengembangkan Oxima. Lewat aplikasi ini atlet dapat mengukur VO2Max,sebuah indikator yang mengukur stamina tubuh.

"Kalau pemain profesional VO2Max 50-55, sedangkan manusia yang jarang olahraga skornya 37-38," terang Bram.

OximaOxima melalukan pemindaian gerakan atlet menggunakan kamera iPhone. Foto: Apple

Oxima akan melakukan pemindaian latihan menggunakan kamera iPhone dan data dari Apple Watch yang kemudian dianalisis. Kemudian aplikasi akan memberikan solusi bagaimana mereka bisa mengejar tingkat staminanya agar mencapai standar atlet profesional.

Oxima turut memberikan ragam aktivitas yang didesain para pelatih Tim Nasional Indonesia agar atlet dapat meningkatkan dan menjaga staminanya tetap prima.

"Agar tidak bosan, aplikasi ini dibuat interaktif. Selain itu kami memberikan opsi suara cewek dan cowok untuk menyampaikan interuksi sehingga bisa meningkatkan semangat saat latihan." ungkap Bram.

Meski saat ini Oxima baru dikhususkan bagi basket, sejatinya aplikasi bisa dimanfaatkan untuk atlet olahraga lainnya, seperti tenis dan badminton. Hanya saja Bram dan rekan belum sempat mengembangkannya.

"Menurut review para mentor Oxima bisa untuk atlet badminton dan tenis memperbaiki strokes," terang Bram.

"Tapi karena tim kami kecil, jadi satu-satu dulu," tandasnya.

Setelah lulus dari Apple Developer Academy, Bram dan rekan satu timnya berencana ikut program Catalyst agar dapat mengembangkan Oxima lebih besar lagi.



Simak Video "Apple Bakal Produksi 220 Juta Unit iPhone di 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)