5 Aplikasi Android Buatan BlackBerry Akan Dimatikan

ADVERTISEMENT

5 Aplikasi Android Buatan BlackBerry Akan Dimatikan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 15 Jan 2022 21:40 WIB
BlackBerry Key2
5 Aplikasi Android Buatan BlackBerry Akan Dimatikan Foto: Istimewa
Jakarta -

BlackBerry belum lama ini resmi menghentikan dukungan untuk sistem operasi miliknya. Keputusan ini membuat ponsel lawas BlackBerry kehilangan fungsi dasar seperti akses panggilan telepon, SMS, data, dan lain-lain.

Ponsel baru BlackBerry yang menjalankan sistem operasi Android tidak terpengaruh oleh hal ini. Tapi beberapa aplikasi Android yang merupakan bagian dari ponsel BlackBerry akan 'dimatikan' dalam waktu dekat.

Laman Software Lifecycle di situs BlackBerry mengungkap bahwa beberapa aplikasi Android yang dibuat khusus untuk ponsel BlackBerry seperti Password Keeper, DTEK, BlackBerry Launcher, Privacy Shade, dan Keyboard akan memasuki status end-of-life pada 31 Agustus 2022, seperti dikutip dari Android Authority, Sabtu (15/1/2022).

Aplikasi-aplikasi di atas semuanya tersedia untuk BlackBerry KeyOne, Key2, Key2 LE, dan Motion yang menjalankan Android. Ini tentu sebuah kabar buruk untuk pengguna ponsel BlackBerry Android yang masih ingin menggunakan ponselnya untuk waktu lama.

Ini bukan pertama kalinya BlackBerry menghentikan dukungan untuk aplikasi Android-nya. Pada tahun 2019 lalu sudah ada beberapa aplikasi yang memasuki masa end-of-life yakni Device Search, Productivity Tab, Power Center, dan BlackBerry Blend.

Memasuki masa end-of-life bukan berarti aplikasi-aplikasi di atas tidak bisa digunakan lagi. Aplikasi-aplikasi BlackBerry itu masih bisa digunakan dan masih akan tersedia di Google Play Store.

Tapi jika suatu saat aplikasinya bermasalah atau tidak bisa lagi digunakan, pengguna akan kesulitan mencari solusi atau perbaikannya karena sudah tidak mendapat dukungan dan update lagi dari BlackBerry.

Bahkan jika OnwardMobility jadi meluncurkan ponsel bermerek BlackBerry tahun ini, kemungkinan ponsel tersebut hanya akan membawa nama BlackBerry dan tidak akan hadir dengan software yang sama.



Simak Video "BlackBerry Jual Paten Ponselnya Rp 8,6 Triliun, Ini Faktanya..."
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT