Fakta WhatsApp Bisa 'Mati Suri' Tak Lama Lagi

Fakta WhatsApp Bisa 'Mati Suri' Tak Lama Lagi

Tim - detikInet
Sabtu, 06 Mar 2021 05:25 WIB
Pengguna WhatsApp
Pengguna WhatsApp. Foto: Getty Images
Jakarta -

Dua bulan bukan waktu yang lama. Pada 15 Mei mendatang, WhatsApp akan memberlakukan aturan privasi baru yang jadi kontroversi. Pengguna tidak wajib menerimanya, tapi ada konsekuensi yang tidak enteng. Berikut fakta-faktanya:

Tak Bisa Kirim Pesan

WhatsApp memang takkan menghapus akun jika belum menerima kebijakan privasi baru. "Agar Anda memiliki cukup waktu untuk meninjau perubahan, tanggal berlakunya pembaruan telah kami undur menjadi tanggal 15 Mei 2021. Jika Anda belum menerima pembaruan hingga tanggal tersebut, WhatsApp tidak akan menghapus akun Anda," demikian keterangan WhatsApp.

"Namun, Anda tidak akan mendapatkan seluruh fungsionalitas WhatsApp sampai Anda menerima pembaruan. Untuk sementara waktu, Anda akan tetap dapat menerima panggilan dan notifikasi, tetapi Anda tidak akan dapat membaca atau mengirim pesan di WhatsApp," tambah mereka.

Buat apa WhatsApp jika tidak bisa kirim pesan? Maka bisa dikatakan akun yang belum menerima aturan privasi baru mati suri. Hanya dapat menerima panggilan dan ada notifikasi tentu bakal amat menyulitkan pengguna.

Akun Dianggap Tidak Aktif

Untuk pengguna yang belum menerima, ada beberapa opsi bisa ditempuh. User masih dapat menerima pembaruan ini setelah tanggal 15 Mei 2021. Akan tetapi dipastikan akun akan dikategorikan dalam kebijakan mengenai pengguna yang tidak aktif.

Kebijakan pengguna tidak aktif artinya ada batas waktu 120 hari sebelum akun dihapus. Nah, jika pengguna tetap tidak mau menerima kebijakan privasi baru sampai kapanpun, WhatsApp memberi beberapa saran untuk persiapan karena akun pada akhirnya tetap akan dihapus.

"Sebelum tanggal 15 Mei 2021, Anda dapat mengekspor riwayat chat pada Android atau iPhone, dan mengunduh laporan akun Anda. Jika Anda ingin menghapus akun Anda pada Android, iPhone, atau KaiOS, kami berharap Anda mempertimbangkannya kembali," sebut WhatsApp.

WhatsApp Gencarkan Sosialisasi

WhatsApp pun menggencarkan sosialisasi agar pengguna paham aturan privasi baru dan tak salah paham. WhatsApp telah membagikan edukasi melalui status di Januari 2021. Total, ada empat status yang diunggah WhatsApp untuk meyakinkan pengguna bahwa pesan mereka akan tetap aman terenkripsi.

"WhatsApp sekarang ada di status! Kami akan membuat kalian tahu tentang fitur baru dan update di sini," tulis WhatsApp di status pertamanya itu.

Mereka pun menegaskan memegang teguh privasi pengguna. "Satu hal yang tidak baru adalah komitmen kami pada privasi kalian. WhatsApp tidak bisa mendengar pembicaraan pribadi kalian karena mereka dienkripsi end-to-end," papar WhatsApp.

Selain itu, ada jurus lain. "Nanti, akan ada notifikasi di atas baris chat. Kalau Anda klik, Anda akan pindah ke halaman lain. Notifikasi ini akan tetap ada di baris percakapan, orang-orang akan mendapati notifikasi ini sampai kebijakan berlaku dan bisa mengetahui apa dampak dari kebijakan tersebut," ungkap WhatsApp APAC Communications Director Sravanthi Dev.

Halaman selanjutnya, puji Telegram dan Signal >>



Simak Video "Maksimalkan WhatsApp Lewat 10 Fitur Rahasia Berikut"
[Gambas:Video 20detik]