Setahun Sepak Terjang Aplikasi PeduliLindungi Lawan COVID-19

Setahun Corona

Setahun Sepak Terjang Aplikasi PeduliLindungi Lawan COVID-19

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 02 Mar 2021 13:53 WIB
PeduliLindungi
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Sejak kasus pertama virus Corona (COVID-19) ditemukan di Indonesia tepat setahun yang lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kemudian bergerak melacak penyebarannya dengan pendekatan teknologi, salah satunya aplikasi PeduliLindungi.

Selama pandemi menerjang, bagaimana sepak terjang PeduliLindungi sebagai platform yang diandalkan pemerintah agar dimanfaatkan masyarakat dalam mengendalikan COVID-19 di Tanah Air? Dihimpun detikINET, Selasa (2/3/2021) inilah kilas baliknya:

Kelahiran PeduliLindungi

Di akhir Maret2020 , Kominfo berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk meluncurkan aplikasi yang dinilai ampuh serta efektif melacak penyebaran Corona. Kemudian terciptalah PeduliLindungi. Pada awal kehadirannya, aplikasi tersebut dikira TraceTogether yang notebene merupakan aplikasi besutan Singapura.

"PeduliLindungi (nama aplikasinya)," ujar Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M Ramli, Jumat 27 Maret 2020.

"Di situ mention sejenis TraceTogether. Ini nama umumnya meng-trace, seperti kita menyebutkan printer, infocus, dan lainnya. Ini aplikasi bekerja seperti trace," tuturnya.

Aplikasi PeduliLindungi hasil kolaborasi antara Kominfo dan Kementerian BUMN dalam mengidentifikasi orang-orang yang pernah melakukan kontak jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP dan ODP. Adapun riwayat pergerakan pasien positif yang dianalisis itu 14 hari ke belakang sejak dinyatakan telah terjangkit virus tersebut.

Dalam situsnya, PeduliLindungi menjamin kerahasiaan data pribadi milik pengguna. Data akan dienkripsi dan tidak akan dibagikan kepada orang lain. Data ini juga hanya akan diakses bila pengguna berada dalam risiko terinfeksi virus corona dan harus dihubungi petugas kesehatan.

"Kita develop (kembangkan) terus. Kita harapkan bisa tes tracing Senin depan. Masyarakat agar tidak instal TraceTogether, aplikasi PeduliLindungi yang dipakai ini sejenis (dengan TraceTogether). Apalikasi ini buatan anak negeri," ungkap Ramli.

"Mohon masyarakat bisa menunggu. Aplikasi ini bukan kita beli dari Singapura, ini dikembangkan sendiri," pungkasnya.

Cara Kerja PeduliLindungi

PeduliLindungi dideskripsikan sebagai aplikasi yang dikembangkan untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Aplikasi ini tidak hanya melindungi pasien positif, PDP dan ODP tapi juga masyarakat sekitar.

Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan pasien positif virus corona bisa dilakukan.

Cara kerja aplikasi PeduliLindungi memanfaatkan koneksi Bluetooth, mirip dengan aplikasi TraceTogether yang digunakan pemerintah Singapura.

Ketika ada perangkat lain dalam radius jangkauan Bluetooth yang terdaftar di PeduliLindungi, akan terjadi pertukaran ID anonim yang akan direkam oleh perangkat masing-masing.

Apabila kalian berada di zona merah, maka aplikasi PeduliLindungi akan memberikan notifikasi dan mengimbau untuk berhati-hati serta jagak jarak aman.

>>>>> Halaman berikutnya pendaftaran dan isu privasi