Sederet Aplikasi yang Kini Bisa Langsung Dibuka di Zoom, Dropbox hingga Slack

Sederet Aplikasi yang Kini Bisa Langsung Dibuka di Zoom, Dropbox hingga Slack

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 18 Okt 2020 16:37 WIB
Aplikasi video conference Zoom mengakuisisi Keybase untuk meningkatkan keamanan terenkripsi secara end-to-end
Sederet Aplikasi yang Bisa Langsung Dibuka di Zoom, Dropbox hingga Slack. Foto: Zoom
Jakarta -

Pekan ini, Zoom memperkenalkan Zapps, sederet aplikasi yang mendukung Zoom, sehingga kalian bisa mengaksesnya langsung dari video conference Zoom yang sedang kalian lakukan.

Zapps diperkenalkan Zoom berbarengan dengan peluncuran OnZoom, platform untuk memposting dan menemukan berbagai acara virtual untuk menemani masa pandemi di rumah, mulai dari konser hingga kelas memasak dan kebugaran.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu kalian ketahui tentang dua fitur terbaru Zoom tersebut.

Aplikasi bawaan untuk bekerja

Zapps ingin memudahkan pengguna saat bekerja dalam tim secara virtual lewat Zoom. Setidaknya ada 35 aplikasi yang masuk dalam daftar Zapps yang saat ini masih dalam versi beta.

Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain Dropbox, Slack, Asana, Box, Miro, Woven, Smartsheet, hingga Salesforce. Kalian akan bisa membuka aplikasi-aplikasi ini secara langsung di dalam video conference Zoom, dan akan muncul di panel di sebelah kanan video.

Atau, kalian juga bisa menariknya keluar ke windows-nya sendiri. Dengan menggunakan Dropbox Zapps misalnya, pengguna bisa membuat agenda bersama, berbagi file, membuat catatan, dan merekam tugas lanjutan. Semuanya bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan percakapan video conference di Zoom.

Zapps akan tersedia untuk pengguna Zoom di seluruh dunia mulai akhir tahun ini, baik di akun Zoom gratis maupun berbayar. Akan ada fitur tambahan untuk akun Zoom khusus korporat dalam hal aplikasi manajemen TI.

Acara virtual yang menghibur

OnZoom ingin menjadi platform bagi orang-orang yang ingin mengadakan, mencari, dan menghadiri acara virtual. Penyelenggara acara juga bisa memonetisasi acara mereka dengan aman dengan menjual tiket atau meminta donasi melalui PayPal.

Selain itu, host juga dapat mengontrol pengaturan keamanan untuk mencegah terjadinya Zoombombing. Setiap acara hanya akan dibatasi hingga 1.000 peserta (tergantung pada keanggotaan Zoom kalian). Penyelenggara juga dapat membagikan acara melalui email dan media sosial.

Untuk peserta, OnZoom agak mirip dengan Facebook Events. Kalian bisa mencari melalui acara yang ingin kalian ikuti seperti konser, kelas kebugaran, dan kelas-kelas virtual lainnya. Pengguna bisa membeli tiket dengan melalui PayPal atau kartu kredit, memberikan hadiah tiket acara virtual kepada orang lain, atau membagikan dan memberi peringkat sebuah acara.

OnZoom saat ini baru tersedia di AS sebagai versi beta publik. Zoom berjanji akan memperluas ketersediannya ke seluruh dunia di tahun 2021. Kalian bisa bergabung dalam sebuah acara virtual dengan akun Zoom gratis, tapi kalian harus punya akun berbayar jika ingin menyelenggarakan acara.



Simak Video "Berkat WFH, Pendiri Zoom Masuk Deretan Orang Terkaya di Amerika"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)