Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Update Besar Siri di iOS 26.4 Batal, Mundur ke iOS 26.5 dan iOS 27

Update Besar Siri di iOS 26.4 Batal, Mundur ke iOS 26.5 dan iOS 27


Anggoro Suryo - detikInet

London, UK - 05 03 2025: Apple iPhone screen with Artificial Intelligence icons internet AI app application ChatGPT, DeepSeek, Gemini, Copilot, Grok, Claude, etc.
Foto: Getty Images/alexsl
Jakarta -

Apple dilaporkan menunda peluncuran sejumlah perubahan besar untuk Siri yang semula ditargetkan hadir lewat iOS 26.4 pada Maret. Menurut laporan Bloomberg, fitur-fitur tersebut kini dipindahkan ke versi iOS berikutnya, termasuk iOS 26.5 dan iOS 27.

Penundaan ini terkait pengembangan Siri yang lebih pintar, termasuk kemampuan memahami konteks personal pengguna dan mengambil tindakan berdasarkan apa yang sedang tampil di layar. Apple sebenarnya sudah pernah menunda fitur tersebut hampir setahun lalu.

Bloomberg menyebut pengujian internal terbaru menemukan masalah baru pada perangkat lunak, sehingga Apple memutuskan untuk tidak memasukkannya ke rilis iOS 26.4. Perusahaan disebut telah mengarahkan para insinyur untuk menjadikan iOS 26.5, yang dijadwalkan pada Mei, sebagai tahap pengujian lanjutan bagi fitur Siri baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Selain peningkatan Siri, Apple juga dikabarkan sedang menguji fitur lain di iOS 26.5. Salah satunya adalah alat pencarian web bergaya Perplexity, yang mengandalkan ringkasan jawaban berbasis AI. Apple juga menguji kemampuan pembuatan gambar kustom, meski fitur tersebut disebut sempat dicoba pula pada iOS 26.4.

Di sisi lain, Apple juga mengembangkan versi Siri yang lebih mirip chatbot AI untuk rilis lebih besar berikutnya. Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Siri versi chatbot ini ditargetkan meluncur bersama iOS 27, iPadOS, dan macOS 27.

Rencana Apple adalah memperkenalkan pembaruan tersebut pada Juni dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC), sebelum peluncuran resminya pada September, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (12/2/2026).

Langkah ini menunjukkan Apple masih menghadapi tantangan dalam mengejar percepatan fitur AI generatif, di tengah persaingan ketat dengan pemain lain seperti OpenAI dan Anthropic.




(asj/asj)





Hide Ads