Rabu, 24 Apr 2019 19:30 WIB

Apa Strategi Google Duo Hadapi Video Call WhatsApp cs?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Google Duo terbilang punya persaingan sengit di ranah layanan video call, di antaranya dari WhatsApp dan Line. Bagaimana strategi Google menghadapinya?

Mengenai hal itu, Communications Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan mengatakan bahwa mengembangkan produk yang terbaik dan relevan jadi upaya Google dalam menghadapi persaingan tersebut.




"Kalau dari kompetisi, prinsip Google adalah develop produk terbaik. Sebisa mungkin do our best mengembangkan produk relevan dan menjawab kebutuhan," ungkap Feliciana ditemui di kantor Google Indonesia, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Apa Strategi Google Duo Hadapi Video Call WhatsApp cs?Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET


Feliciana enggan untuk merinci lebih lanjut strategi tersebut. Pengembangan dan menjawab kebutuhan masyarakat tetap jadi fokus utama mereka. Ia pun menjelaskan kalau setiap pemain dapat menyasar segmen dan pasarnya masing-masing.

"Kita nggak mau misalnya jadi kompetitif, lawan ini, enggak. Semuanya punya hak untuk market sendiri-sendiri," ujar dia.




Indonesia tercatat sebagai salah satu basis pengguna Google Duo. Secara global, jumlah pengguna Google Duo di Indonesia bahkan cuma kalah dari Amerika Serikat dan India.

Pun demikian, patut diingat bahwa popularitas tak jadi jaminan langgengnya layanan messaging sebagaimana tercermin dari konfirmasi akan dihentikannya BBM. Layanan yang dikenal dengan BlackBerry Messenger itu dulu amat populer di Indonesia tapi kini akhirnya BBM tutup juga.





(agt/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed