Seperti dikutip detikINET dari Nwfdailynews, Kamis (27/3/2008), lebih dari 200 juta pengguna ponsel di China dihantui spam melalui dua provider ponsel, China Mobile dan China Unicom yang berasal dari sebuah agen iklan.
Meski pesan sampah ini tidak mengandung unsur pornografi dan hanya sebatas iklan, namun dianggap cukup mengganggu pengguna ponsel. Pihak China Mobile dikabarkan telah menutup portal layanan pesan Focus Media, yakni sebuah operator jaringan iklan yang sering mengirimkan pesan sampah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak pemerintah dan provider ponsel tengah bekerja sama untuk menegaskan peraturan tentang pesan spam dan pemblokirannya. Perusahaan telekomunikasi juga diimbau untuk menjalankan tugasnya dengan baik, dan secara aktif memblokir pesan-pesan sampah. (dwn/dwn)