M. Salahuddien, Wakil Ketua Pimpinan Pelaksana ID-SIRTII mengatakan, ketersediaan link dan data center menjadi biang keladi jadwal yang ngaret tersebut. Hal ini diketahui, setelah mereka melakukan semacam studi banding ke Malaysia dan Singapura, untuk melihat dan mendapat masukan dari pengawas internet di kedua negara tetangga Indonesia itu.
"Setelah kunjungan itu, ternyata diketahui infrastruktur kita masih belum memenuhi standar," ujar pria yang kerap disapa Didin Pataka ini, ketika dihubungi detikINET, Selasa (15/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, ID-SIRTII mengatakan bahwa lalu lintas internet di Indonesia akan mulai diawasi secara penuh pada Januari 2008. Saat itu, Ketua Pelaksana ID-SIRTII Richardus Eko Indrajit mengungkapkan, pihaknya masih menyiapkan infrastruktur jaringan dan database untuk keperluan penyimpanan log file dan pengawasan trafik konten yang diperkirakan selesai akhir Desember 2007. (ash/ash)