Lin nekat melakukan sabotase terhadap server perusahaannya setelah tahu bahwa kemungkinan besar dia akan dipecat. Namun, usahanya ini gagal, dan dia harus meringkuk di penjara selama 30 bulan dan membayar kompensasi sebesar USD 81.200.
Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Minggu (13/1/2008), serangan sabotase pertama dia lakukan pada bulan April 2004, yang dirancang untuk memusnahkan data di lebih dari 70 server. Namun, niat jahat ini gagal karena dia melakukan kesalahan coding.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lin akhirnya berhasil ditangkap berkat kerjasama antara penegak hukum dengan Medco. Kasus ini menyoroti potensi serangan berbahaya yang justru dilakukan oleh orang dalam lantaran sakit hati atau motif lainnya. Lin pun harus meringkuk di penjara selama 30 bulan. (dbu/dbu)