Susah Dapat Sinyal Siaran TV Digital? Ini 4 Cara Mengatasinya

Susah Dapat Sinyal Siaran TV Digital? Ini 4 Cara Mengatasinya

ADVERTISEMENT

Susah Dapat Sinyal Siaran TV Digital? Ini 4 Cara Mengatasinya

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 13 Jan 2023 15:20 WIB
Petugas melayani warga untuk mendapatkan set top box gratis di Posko Respon Cepat Penanganan bantuan STB di Hotel Akmani, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2022). Posko ini didirikan untuk membantu warga yang kurang mampu membeli set top box untuk siaran digital.
4 Cara Mengatasi Persoalan Siaran TV Digital. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Sejumlah daerah sudah beralih dari siaran TV analog ke TV digital. Namun sayangnya, saat menjajal siaran tersebut ada saja kendalanya. Nah, mungkin ini persoalan nonton TV digital dan bagaimana cara mengatasinya.

Informasi dasar yang perlu diketahui bahwa untuk menerima siaran TV digital, yaitu pesawat televisi yang dimiliki harus sudah mendukung Digital Video Broadcasting - Second Generation Terrestrial (DVB-T2).

Bagi yang masih memiliki TV analog, maka dibutuhkan perangkat tambahan bernama Set Top Box (STB) yang bisa dibeli di harga mulai Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribuan. Sedangkan, kalau sudah TV digital tidak perlu pakai STB, jadi bisa langsung nonton siaran digital tersebut.

Tetapi, masih saja ada kendala teknis yang membuat penerimaan sinyal siaran TV digital tidak berjalan dengan baik. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan ada empat cara mengatasi persoalan ini.


4 Cara Mengatasi TV Digital Tidak ada Sinyal

1. Antena
Sepertinya, bila ingin mendapatkan sinyal siaran free to air, antena sudah menjadi alat yang tak bisa lepas dari TV. Nah, agar bisa memperoleh salurannya, maka ada baiknya memanfaatkan antena UHF.

Tak sampai di situ saja, pastikan untuk mengatur arah atau posisi antena. Hal ini mengingat, bila arahnya tidak mengacu pada aplikasi sinyal TV digital, maka akan sulit mendapatkan siarannya.

2. Kabel
Jangan lupa untuk memeriksa kabel antena detikers. Kendala menangkap sinyal siaran, bisa saja dikarenakan kondisi kabel sudah tidak bagus atau terkelupas bahkan terputus.

Kalau memang masalah ini kalian alami, maka segera perbaiki atau bisa langsung ganti kabel baru. Satu hal lagi, pastikan kabel telah terpasang dengan benar di port yang tersedia.

3. Jack atau Konektor
TV Digital tidak ada sinyal, bisa juga dikarenakan jack atau konektor bermasalah. Ambil contoh, jika lubang yang tersedia sudah berkarat atau kendur.

Nah solusi paling sederhana dengan membersihkannya, bila ternyata jack memang benar berkarat. Sedangkan kalau kendur, baiknya diganti yang baru, agar nantinya dapat terpasang dengan kuat.

4. Komponen
Hal terakhir yang perlu diperhatikan ialah komponen TV. Kemungkinan besar, penyebab lain TV Digital tidak ada sinyal, yakni ada kerusakan di Tuner TV, IC program atau bahkan pada Set Top Box bila menggunakannya.

Beruntung jika kerusakan yang dialami cukup ringan, karena detikers bisa langsung menggantinya. Namun bila sudah parah, mungkin dapat memanfaatkan garansi yang masih berlaku.


Pemadaman siaran analog ini merupakan agenda Kominfo yang bertujuan mendigitalisasi penyiaran di Indonesia, di mana siaran analog sudah mengudara sekitar 60 tahun.

Adapun, pelaksanaan migrasi TV analog ke digital ini sesungguhnya paling lambat pada 2 November 2022. Kominfo pun mengajak masyarakat untuk segera beralih ke siaran TV digital.

Sejauh ini sudah pemerintah telah melaksanakan suntik mati TV analog di 265 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota. Pemerintah terus mengejar digitalisasi penyiaran di 249 kabupaten/kota lainnya.



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT