Sisa Wilayah yang Belum Suntik Mati TV Analog Tahap 1 Terus Dikejar

Sisa Wilayah yang Belum Suntik Mati TV Analog Tahap 1 Terus Dikejar

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 10 Mei 2022 18:20 WIB
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama penyelenggara multipleksing (mux) terus mengejar sisa wilayah yang belum dimatikan siaran TV analog pada Analog Switch Off (ASO) Tahap 1.

Proses penghentian siaran TV analog dilakukan dalam tiga tahap. Jika mengacu pada jadwal ASO Tahap 1 itu mencakupi 56 wilayah siaran di 166 kabupaten/kota, tetapi pada 30 April kemarin baru diterapkan di delapan kabupaten/kota.

Delapan kabupaten/kota yang dimaksud, yaitu di Riau (Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti), Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Timur Tengah Utara, Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka), dan Papua Barat (Kota Sorong, Kabupaten Sorong).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengungkapkan delapan kabupaten/kota yang sudah lebih dulu dimatikan itu dijadikan contoh untuk wilayah lainnya yang belum dihentikan siaran TV analog dan dialihkan ke siaran TV digital.

"Selanjutnya tim Kominfo bersama-sama dengan stasiun TV yang ditetapkan penyelenggara mux sedang melakukan koordinasi dan mengembangkan melanjutkan ASO di kabupaten/kota wilayah lainnya di tahap 1," ujar Johnny di Jakarta, Selasa (10/5/2022).

Menkominfo mengungkapkan bahwa tidak ada negara di dunia, kecuali Singapura, yang melakukan penghentian siaran TV analog secara serentak. Begitu juga dengan Indonesia, dengan luasnya negara ini, maka proses migrasi TV analog ke digital dilakukan bertahap.

"Nah, kita lakukan ini secara bertahap dan lakukan pilot project melalui 8 kabupaten/kota tersebut untuk memastikan di wilayah ASO tahap berikutnya dapat berlangsung dengan baik dan tidak mengganggu layanan masyarakat, itu tujuannya," ungkapnya.

"Namun demikian, kita harapkan progress bisa dilakukan dengan cepat. Saat ini sedang disiapkan dan disusun tim Kominfo dari Ditjen PPI bersama-sama dengan stasiun TV penyelenggara mux," pungkasnya.

Setelah melewati proses suntik mati TV analog atau ASO Tahap 1 pada 30 April kemarin, saat ini memasuki proses penghentian siaran TV analog tahap kedua yang dijadwalkan sampai 25 Agustus 2022. Terakhir, ASO Tahap 3 pada 2 November 2022.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran sebagaimana diubah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, proses peralihan siaran televisi analog ke digital telah ditetapkan pada 2 November 2022 sebagai batas terakhir.

(agt/fay)