Rumor Jack Ma Ditangkap, Saham Alibaba Terpangkas

Rumor Jack Ma Ditangkap, Saham Alibaba Terpangkas

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 04 Mei 2022 05:45 WIB
Jack Ma menghilang dari pandangan publik. Sebelumnya pemilik Alibaba dan Ant Group itu mengkritik regulator China pada konferensi di Shanghai pada Oktober 2020.
Jack Ma. Foto: AP Photo
Jakarta -

Jack Ma seolah kembali hilang ditelan Bumi setelah sempat muncul pada Oktober 2021. Malah ada kabar yang mengejutkan terkait nasibnya dan membuat saham perusahaannya, Alibaba, sempat terpangkas.

Saham Alibaba turun sekitar 1,7% setelah sebelumnya sudah turun 9%, usai terdengar rumor bahwa Jack Ma sedang diinvestigasi sebagai terduga pelaku kejahatan yang membahayakan keamanan nasional. Benarkah demikian?

Media-media pemerintah China memberitakan bahwa biro sekuriti di kota Hanghzou mengincar seorang individu dengan nama belakang Ma. Ia dicurigai memanfaatkan internet untuk mengancam keamanan negara.

Seperti dikutip detikINET dari CNBC, ia diduga merekrut orang untuk menyebarkan rumor dan hoax yang berpotensi mengancam keutuhan negara. Nah karena nama belakangnya Ma, tak sedikit yang mengira individu dimaksud adalah Jack Ma.

Terlebih Jack Ma memang dikabarkan ditekan oleh pemerintah China sehingga sudah sangat jarang muncul di publik. Investigasi yang dilangsungkan juga bisa berarti terduga pelaku telah ditangkap aparat atau ditahan.

Namun kemudian, dapat dipastikan bahwa Jack Ma bukan orang yang dimaksud. Laporan di media Global Times menyebut bahwa pelaku punya nama pertama dengan dua karakter China. Sedangkan Jack Ma hanya punya satu karakter pada nama pertamanya. Profesi mereka juga berbeda.

Kemudian, tanggal lahirnya adalah pada tahun 1985 yang artinya jauh lebih muda dari Jack Ma. Jack Ma lahir di kota Hangzhou pada September 1964.

"Ma, yang lahir di 1985 di Wezhou Provinsi Zhejiang bekerja sebagai direktur riset dan pengembangan hardware di sebuah perusahaan TI," demikian laporan dari Global Times.

Halaman selanjutnya, nasib Jack Ma saat ini>>>