Masuk Tahun 2022, Siap-siap TV Analog Mati dan TV Digital Mengudara

Masuk Tahun 2022, Siap-siap TV Analog Mati dan TV Digital Mengudara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 02 Jan 2022 22:12 WIB
Close-up of a remote control sitting on a couch in an empty modern living room.
Memasuki Tahun 2022, Siap-siap TV Analog Mati dan TV Digital Mengudara. Foto: Getty Images/Melissa Ross
Jakarta -

Memasuki tahun 2022, itu artinya tahun ini akan dilakukan suntik mati TV analog. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal menjalankan migrasi TV analog ke digital.

Digitalisasi penyiaran atau yang disebut dengan Analog Switch Off (ASO) menjadi penantian panjang di tengah era teknologi saat ini. Yuk, ketahui fakta-fakta seputar penghentian TV analog ini.

Apa itu TV Digital?

Televisi (TV) digital merupakan jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menangkap siaran TV digital.

Apa itu Siaran TV Digital?

Siaran TV digital adalah format penyiaran baru yang memungkinkan pemirsa menerima sinyal video dan audio berkualitas lebih tinggi daripada TV analog konvensional.

Siaran TV digital mentransmisikan sinyal dalam bentuk format "bit" atau data informasi. Semua data di sinyal TV digital dibawa sekaligus, seperti warna, gambar, dan suara (termasuk surround). Sementara TV analog ditransmisikan melalui sinyal radio yang terbagi dalam dua format Sinyal video ditransmisikan dalam gelombang AM, sementara audio ditransmisikan dalam gelombang FM.

Apa kelebihan TV Digital?

Ada banyak kelebihan yang ditawarkan dari TV digital dibandingkan TV analog. Paling utama adalah kualitas gambarnya yang jauh lebih baik, kamu tidak akan menemukan lagi gambar semut dan berbayang, audio pun tidak kresek-kresek.

Selain itu dengan siaran TV digital, dua atau tiga program dengan kualitas standar (setara dengan TV analog saat ini) dapat disiarkan pada satu saluran. Jadi kamu dapat menonton drama favorit sambil menonton siaran olahraga di stasiun televisi yang sama.

Siaran TV digital memungkinkan adanya deskripsi audio, sehingga membantu mereka yang tunanetra menonton tayang televisi. Tak kalah pentingnya memudahkan kamu melihat perkiraan cuaca serta peringatan bencana, seperti gempa dan lainnya.

Apa kekurangan TV Digital?

Hampir tidak ada. Kalaupun penerimaan sinyal TV digital lemah menyebabkan siaran terputus-putus atau patah-patah. Bahkan tidak ada gambar bilamana perangkat televisi tidak memperoleh sinyal sama sekali.

Apa siaran TV Digital Berbayar?

Jawabannya tidak. Siaran TV digital masih gratis seperti siaran sebelumnya. Jadi, masyarakat tidak perlu repot atau terbebani dengan tagihan seperti langganan TV kabel.

Halaman berikutnya cara mengecek wilayah siaran TV digital hingga pembagian set top box gratis TV digital