Menkominfo Sebut Aneka Channel dan URL FPI Telah Diblokir

Menkominfo Sebut Aneka Channel dan URL FPI Telah Diblokir

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 30 Des 2020 20:00 WIB
Sejumlah aparat gabungan datangi kawasan Petamburan untuk mencabut berbagai atribut terkait FPI. Pencabutan atribut dilakukan usai pemerintah resmi melarang FPI
Penurunan atribut FPI (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebutkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir belasan TV Channel dan puluhan link URL yang berkaitan dengan FPI.

Pemblokiran tersebut dilakukan, seperti dikatakan Menkominfo, karena dinilai telah melanggar beberapa peraturan yang berlaku di Indonesia.

"Terdapat 12 TV Channel dan 83 URL yang dihentikan operasinya karena melanggar dan tidak sesuai dengan UU ITE, PP 71/2019 dan Peraturan Menkominfo 5/2020 dan peraturan lainnya di Indonesia," kata Menkominfo kepada detikINET, Rabu (30/12/2020).

Lebih lanjut, Johnny menjelaskan bahwa Undang-Undang menugaskan Kominfo untuk menjaga agar ruang digital digunakan dengan penuh tanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Terhadap pelanggaran atas amanat UU termasuk terhadap kegiatan terorisme pornografi terhadap anak dan kegiatan yang meresahkan masyarakat, maka Kominfo ditugaskan untuk mengambil langkah berupa pemutusan akses digital," kata Johnny.

"Pemutusan akses tersebut dilakukan bersama dengan platform digital global yang berkegiatan di Indonesia. SKB tersebut lebih mempertegas tugas-tugas Kominfo dalam menjaga ruang digital yang lebih bermanfaat bagi masyarakat dan bagi negara," kata Menkominfo menambahkan.

Sebelumnya, seperti disampaikan Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi bahwa pemerintah akan memblokir segala akun media sosial (medsos) dan website yang berisikan ormas pimpinan Rizieq Shihab tersebut.

Halaman selanjutnya: latar belakang blokir medsos FPI...