Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Road Map APRICOT 2007
Pemerintah Akan Bahas Protokol Internet Masa Depan
Road Map APRICOT 2007

Pemerintah Akan Bahas Protokol Internet Masa Depan


- detikInet

Jakarta - Pemerintah akan menggelar workshop tentang protokol internet masa depan (Internet Protocol versi 6 atau IPv6). Para stake holder teknologi informasi (TI) di Indonesia akan dilibatkan. Berbagai permasalahan yang mungkin menghambat implementasi IPv6 diharap dapat segera dicari jalan keluarnya.Pemerintah yang dalam hal ini diwakili oleh Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel), berencana menggelar Workshop sehari IPv6 pada tanggal 28 November 2005 di Hotel Hilton, Jakarta.Tujuan diselenggarakannya workshop itu dalam situs resmi postel, Minggu (27/11/2005), demi mengantisipasi perkembangan internet dengan segala dampak dan peluang yang akan timbul. Dalam rangka melakukan implementasi secara komprehensif mengenai keberadaan IPv6, para stake holder teknologi informasi (TI) di Indonesia baik di lingkungan swasta, operator, lembaga penelitian, penyedia konten dan pemerintahan maupun perguruan tinggi, dipandang perlu dilibatkan dalam hal sosialisasi dan uji cobanya.Workshop IPv6 ini terselenggara atas inisiatif Ditjen Postel untuk melakukan sinkronisasi dan mendorong pemanfaatan IPv6 secara luas, yang bertujuan agar dunia TI di Indonesia mendapatkan competitive advantage serta kesempatan yang lebih luas, mengingat Indonesia berpotensi menjadi pelopor penerapan IPv6 di kawasan Asia Tenggara.Pengganti IPv4 yang MenipisIPv6 sendiri merupakan protokol pengalamatan internet generasi baru yang dimaksudkan untuk menggantikan Internet Protocol versi 4 (IPv4) yang digunakan saat ini dan sudah hampir habis sumber dayanya.Secara teknis operasional, IP Address adalah alamat pengenal yang harus ada di setiap mesin yang terkoneksi ke Internet. Keberadaan IPv4 yang telah berusia 20 tahun mulai menimbulkan masalah karena jumlahnya yang terbatas dan semakin berkurang, sementara pertumbuhan dan penambahan mesin ke dalam Internet semakin meningkat.Nyatanya, IPv4 memiliki sekitar empat miliar alamat IP, sedang IPv6 memiliki alamat IP yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga di tiap inci permukaan bumi. Dengan makin banyaknya perangkat teknologi informasi dan telekomunikasi yang menggunakan IP, hal itu serta merta menjadikan IPv6 sebagai solusi atas keterbatasan IPv4. Selain memiliki alamat yang berlimpah, IPv6 juga dapat memperbaiki sejumlah kemampuan routing, security dan network auto configuration. Jadi secara operasional, IPv6 akan menggantikan IPv4 secara bertahap dan keduanya tetap dapat berjalan sinergis selama masa transisi.Rujukan Untuk SINIPv6 merupakan potensi sumber daya yang bersifat strategis karena memungkinkan terwujudnya aplikasi publik yang terintegrasi, sehingga pemanfaatan IPv6 akan berimplikasi luas kepada masyarakat. Selain menjadi aplikasi internet konvensional, keberadaan IPv6 juga memiliki kemampuan teknologi yang cukup untuk digunakan sebagai basis layanan utama telekomunikasi bergerak (seluler), termasuk dapat digunakan sebagai single identity number (SIN) di masa depan bagi setiap orang. Dengan sifatnya yang portabel serta interoperabel, maka IPv6 juga bisa digunakan di manapun untuk aplikasi yang berbeda pada saat yang sama, serta dapat juga dimanfaatkan untuk aplikasi remote atau surveillance (monitor-red).Regulasi PemerintahDi situs itu pula dikatakan, Pemerintah (Depkominfo dan Ditjen Postel) bersama komunitas Internet dan akademisi, berjanji akan proaktif untuk mengawal transisi IPv4 keIPv6. Dengan peran serta Pemerintah, diharapkan masyarakat akan mendapatkan jaminan terhadap keberlangsungan proses transisi aplikasi Ipv6 yang aman dan lancar.Pemerintah juga mengatakan akan menyiapkan road map perubahan IPv4 ke IPv6 yang akan mendorong perkembangan dan daya saing industri, khususnya industri dalam negeri di Indonesia, dalam mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut. Artinya, apabila telah ada standar yang baku, maka tiap aplikasi baru maupun produk barang yang masuk ke Indonesia harus comply dengan regulasi, standar teknis dan implementasi IPv6 dan best practice-nya yang berlaku di Indonesia. Road Map APRICOT 2007Melalui workshop itu pula diharapkan berbagai permasalahan yang mungkin menghambat implementasi IPv6 dapat diinventarisir dan dicari jalan keluarnya melalui mekanisme Pemerintah.Hasil-hasil road map serta laporan-laporan institusi lainnya dikatakan juga dapat disusun ulang sebagai basis materi yang merupakan bentuk Indonesia Country Report on IPv6 Implementation pada forum-forum Internasional. Seperti diketahui, pada Tahun 2007 Indonesia akan menjadi panitia persiapan dan penyelenggara forum Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT), yang merupakan konperensi teknologi informasi tingkat Asia Pasifik.Acara tahunan yang digelar sejak 1996 itu, diharapkan bisa meningkatkan mutu SDM (sumber daya manusia) lokal.Sehubungan dengan hal tersebut, tim IPv6 perlu meningkatkan pendalaman materi-materi yang akan menjadi bahan country report serta melakukan update terhadap road map melalui pertemuan secara berkala dan dengan memberikan tenggang waktu yang cukup untuk persiapan (rou/)





Hide Ads