Jumat, 02 Agu 2019 08:49 WIB

Round Up

Pertemuan Kimi Hime dan Menkominfo Terancam Batal?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Halaman 1 dari 3
Foto: (kimi.hime/Instagram) Foto: (kimi.hime/Instagram)
Jakarta - Pertemuan antara YouTuber Kimi Hime dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pada siang ini, Jumat (2/8/2019) dikabarkan terancam batal.

Hal itu diakibatkan di salah satu postingan Instagram Kimi terbaru yang isinya terkesan vulgar. Di postingan tersebut, Kimi menaruh minuman di dadanya dengan keterangan foto, "bubble tea challenge done".

"Pertemuan antara Pak Menteri dengan Kimi terancam batal, menyusul di postingan di IG (Instagram) yang terkesan vulgar. Padahal, di postingan lainnya sudah bagus, di YouTube terbaru juga sudah bagus," tutur Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ferdinandus Setu.

Untuk itu, bila ingin pertemuan pada hari ini tetap berlangsung, pihak Kominfo meminta agar postingan yang dimaksud untuk di-take down.

"Kami sudah meminta ke kuasa hukumnya. Kami sampaikan sejak kemarin sore," ucapnya.

Menanggapi kabar ini, Irfan Akhyari sebagai perwakilan tim kuasa hukum Kimi Hime mengatakan bahwa Kimi Hime tetap akan bertemu Menkominfo. "Sampai saat ini masih confirm dan belum ada informasi pembatalan," singkatnya.

Berikut ini adalah round up rencana pertemuan Kimi Hime dengan pihak Kementerian Kominfo.


Kedatangan Kuasa Hukum Kimi Hime

Pada Senin (29/7) pertama kali terjadinya pertemuan antara pihak Kominfo dan Kuasa Hukum Kim Hime, tapi tidak dengan YouTuber bernama Kimberly Khoe itu.

Dalam kesempatan tersebut, tim kuasa hukum yang diwakili oleh Irfan Akhyari mendapat penjelasan langsung dari Kominfo mengapa pemerintah melakukan suspend tiga video dan enam video lainnya di YouTube Kimi dibatasi umurnya.

"Dari pihak Kominfo tadi sudah menyampaikan apa alasan atau latar belakang kami lakukan tindakan beberapa hari lalu terkait konten YouTube Kimi Hime. Sudah disampaikan langsung kepada tim kuasa hukum mengenai sejumlah regulasi, ketentuan, koridor kita dalam melakukan (membuat) konten internet," tuturnya.

Adanya pemblokiran sejumlah konten YouTube Kimi Hime itu diharapkan bisa dijadikan momentum pembelajaran terhadap kreator konten kreatif lainnya saat ingin berkarya di dunia maya.

Sementara itu, tim kuasa hukum Kimi Hime, Irfan Akhyari mengungkapkan bahwa Kimi sangat terbuka menerima masukan yang diberikan oleh Kominfo.

"Saya selaku tim kuasa hukum dan Kimi Hime sangat mendukung berkembangnya konten kreatif dari konten kreator sehingga ke depannya industri ini tumbuh dengan sehat," kata dia.

"Kami juga menyampaikan masukan kepada Kominfo terkait dengan harus adanya regulasi yang rigid, bagaimana konten-konten itu harus bisa dinaikkan sebagai konten positif, sehingga tidak terjadi multitafsir," sambungnya. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed