BERITA TERBARU
Jumat, 13 Apr 2018 10:36 WIB

Kominfo Tak Puas Jawaban Facebook Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi Facebook. Foto: Reuters Ilustrasi Facebook. Foto: Reuters
FOKUS BERITA Facebook Dipanggil DPR
Jakarta - Facebook Indonesia telah merespons, tapi belum memenuhi semua permintaan Pemerintah Indonesia terkait penyalahgunaan data pengguna. Media sosial itu pun didesak agar segera memberikan jawaban seperti yang diminta oleh pemerintah.

Sesuai surat tertanggal 10 April 2018 yang ditujukan kepada Menteri Kominfo Rudiantara dengan tembusan kepada Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyahri itu, Kementerian Kominfo menegaskan ada dua penjelasan yang belum disampaikan oleh Facebook.

Yakni, belum dijelaskan tindakan apa yang dilakukan Facebook terhadap bentuk informasi dan cara pemberitahuan penyalahgunaan data pengguna, sebagai bentuk early warning dalam platform Facebook, sehingga dapat membantu pengguna


Kemudian, belum dijelaskan juga potensi penyalahgunaan data pengguna Facebook yang selayaknya diketahui pengguna berupa notifikasi kepada Kominfo mengenai potensi-potensi penyalahgunaan data pribadi yang berasal dari platform aplikasi pihak ketiga.

Kominfo menegaskan kepada Facebook agar mematuhi legislasi atau regulasi yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, Kominfo membutuhkan penjelasan mengenai struktur tanggungjawab di Facebook, ketika terjadi penyalahgunaan data/atau diciderainya data pribadi pengguna Facebook dari Indonesia.

Sebab, Kominfo mengatakan, dimanapun penanggungjawab Facebook, tetap dapat diterapkan yuridiksi virtual terhadap legislasi/regulasi Indonesia.

Sejauh ini, Facebook Indonesia baru merespon atas surat peringatan yang diberikan dan keinginan untuk membantu secara sukarela.

Dalam jawaban yang disampaikan oleh Kepala Perlindungan Data dari Facebook Irlandia melalui email itu, dinyatakan bahwa perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini berupaya menjelaskan langkah yang telah diambil.


Langkah yang dimaksud, antara lain Facebook telah melakukan audit terhadap kebocoran data pribadi dari penggunanya, walaupun dari hasil auditnya belum disampaikan secara lengkap dan rinci kepada Kominfo.

Facebook telah memberikan rincian informasi mengenai akses pihak ketiga terhadap data user pass log in dalam aplikasi Cambridge Analytica.

Dan, Facebook telah melakukan update kebiijakan dan perubahan fitur agar pihak ketiga tidak menggunakan data pribadi pengguna. (jsn/fyk)
FOKUS BERITA Facebook Dipanggil DPR

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed