Karyawan Telkom Demo Tolak Perubahan Regulasi SLJJ
- detikInet
Bandung -
Ribuan karyawan Telkom melakukan unjuk rasa menolak pemberlakuan regulasi kode akses SLJJ (sambungan langsung jarak jauh). Mereka menilai, perubahan kode akses itu memihak kepentingan asing. Sekitar 1.600 karyawan yang tergabung dalam Serikat Karyawan Telkom (Sekar Telkom) berunjuk rasa di depan halaman Gedung Telkom, Jl. Japati, Bandung, Selasa (11/5/2005). Mereka menilai ada sesuatu di balik perubahan regulasi kode akses SLJJ yang dikeluarkan pada 1 April 2005 itu. Aksi ini juga digelar berkaitan dengan peringatan Hari Telekomunikasi Dunia yang jatuh pada hari ini.Demonstran meminta oknum pejabat pemerintah yang memunculkan regulasi tersebut diusut. "Sekar Telkom menilai produk-produk regulasi telekomunikasi amburadul. Triliunan rupiah uang negara akan masuk pada kantong asing dan oknum pejabat tinggi kita," ungkap Ketua Hubungan Antarlembaga DPP Sekar Telkom, Dodi M Gozali kepada sejumlah wartawan.Dalam aksi damai ini, Sekar Telkom juga memasang berbagai spanduk yang dipasang di atas gedung Telkom. Beberapa isi spanduk tersebut adalah 'Sekar Siaaap Grak. Kode Akses baru....Sikaat Habis. Kita Dukung Kompetisi' dan 'Regulasi Kode Akses Bakal Bikin Susah Masyarakat di Daerah.' Mereka juga menyanyikan lagu-lagu nasional dan menggelar spanduk berwarna putih yang dibubuhi tanda tangan oleh karyawan Telkom yang menolak pemberlakuan regulasi tersebut.Menurut Dodi, regulasi kode akses SLJJ yang dikeluarkan dengan Keputusan Menteri Nomor 28, 29, dan 30 Tahun 2004 ini sarat dengan muatan KKN yang dilakukan oknum otoritas telekomunikasi dengan para kapitalis asing. Secara formal, kata dia, konten regulasi tersebut juga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan No 36/1999 soal Telekomunikasi serta PP No 52/2000 soal Penyelenggaraan Telekomunikasi. Karena itu, Dodi meminta Mahkamah Agung secepatnya untuk melakukan hak uji materiil atas regulasi kode akses SLJJ tersebut. Telkom jelas dirugikan atas perubahan uji materiil ini. "Keuntungan SLJJ untuk Telkom saat ini sekitar 65%. Untuk hubungan lokal masih disubsidi dari sana. Jika SLJJ diambil sekitar 20% saja kehilangan kita sudah triliunan rupiah," ungkap Dodi.Menurut dia, saat ini beberapa perusahaan telekomunikasi asing yang tengah mengincar kode akses SLJJ tersebut adalah Indosat, SingTel, Maxis serta Hutchinson, operator dari Hong Kong. "Kita sudah punya kode akses 017. Kita tidak mau dong lewat 011. Mereka ingin mencaplok lahan kita," ujar Dodi.
(asy/)