Sabtu, 11 Nov 2017 16:03 WIB

Grab Dukung Aturan Driver Pakai SIM A Umum, Tapi…

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Konter Grab. Foto: Fadhly Fauzi Rachman Konter Grab. Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Grab mendukung klasifikasi taksi online sebagai Angkutan Sewa Khusus (ASK). Perusahaan transportasi online asal Malaysia ini pun mengadakan inisiasi pelaksanaan ketentuan SIM A Umum bagi pengemudi.

Bertempat di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta Barat, Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, mengatakan komitmennya dalam mendukung pemerintah.

"Kami dari awal selalu suarakan hal-hal seperti ini. Untuk keselamatan sendiri, kami selalu mendukung sejak awal, seperti proses uji KIR dan sekarang SIM A Umum ini," katanya

"Saya pun sudah lama setuju dengan Pak Menteri agar sebisa mungkin untuk mendorong para driver dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan," ia menambahkan

Namun, menurutnya masih ada beberapa masukan terkait pelaksanaan hal ini. "Soal biaya untuk SIM A Umum ini bagi saya masih kurang terjangkau untuk sebagian driver. Pertama yaitu adanya biaya training sekitar Rp 750 Ribu, lalu biaya pembuatan sim ini sendiri sudah hampir Rp 300 Ribu," paparnya

"Jika dijumlah berarti memakan biaya sekitar Rp 1 Juta. Angka ini masih memberatkan untuk driver," ujarnya menambahkan.

Tak hanya dari sisi biaya, proses pembuatan sim A umum masih perlu disederhanakan. "Prosesnya harus dibantu lagi agar lebih cepat. Selain itu, mata uji seperti simulasi, uji stir, hingga tes psikologi harus lebih disosialisasikan. Hal ini bertujuan untuk mecapai tingkat lulus yang memenuhi standar," katanya

Masalah biaya dan waktu tersebut ia akui sangat memengaruhi penghasilan dari driver. "Bagi para pengemudi umum macam mereka, waktu itu sangat berharga. Dengan hilangnya waktu maka mereka pun terancam kehilangan penghasilannya," ujarnya

"Saya pun sudah bicara dengan Pak Menteri, Pak Dirjen agar proses tersebut bisa lebih cepat. Selain, proses training bisa dilakukan bersama-sama dengan transportasi online lain agar harganya bisa dikurangi," ia menambahkan.

Ia berharap masukan-masukan itu diperhatikan agar proses yang dijalani lebih siap. Tapi, sambungnya, umumnya Grab mendukung sepenuhnya program tersebut. Kendala-kendala menurutnya bisa diselesaikan bersama-sama.

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed